Jelang Iduladha, Jagal Bersertifikat Jadi Incaran Panitia Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta mendapatkan fasilitas asah pisau gratis. Sebanyak 200 pisau milik peserta diasah sesuai standart

Peserta mendapatkan fasilitas asah pisau gratis. Sebanyak 200 pisau milik peserta diasah sesuai standart

‎JENDELANUSANTARA.COM, Bantul – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, keberadaan jagal bersertifikat semakin diburu panitia kurban di berbagai daerah.

Jika sebelumnya kemampuan menyembelih hewan dianggap cukup, kini masyarakat mulai mengutamakan tenaga penyembelih yang telah mengikuti pelatihan dan memahami standar penyembelihan sesuai syariat Islam, kesehatan hewan, hingga keamanan pangan.

Fenomena tersebut terlihat dalam Pelatihan Penyembelihan Hewan Qurban Secara Ihsan yang digelar di Gedung Manggolo Manis, Kalurahan Pendowoharjo, Sewon, Bantul.

Sebanyak 99 takmir masjid dan jagal mengikuti pelatihan yang membahas tata cara penyembelihan halal, kesejahteraan hewan, serta standar kebersihan dalam proses kurban.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah kurban di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat.

Ketua panitia, Nawawi, S.E., M.M., menilai pelatihan tersebut sangat penting untuk menjawab perkembangan standar penyembelihan saat ini.

“Banyak jagal belajar secara turun-temurun, padahal sekarang standar penyembelihan semakin berkembang. Karena itu kami ingin peserta memahami teknik yang benar sekaligus aspek kesehatan dan syariatnya,” ujar Nawawi.

Dalam sesi materi, Prof. Dr. drh. H. Agung Budiyanto, M.P., Ph.D. menekankan pentingnya memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak sembelih.

Ia menjelaskan bahwa perlakuan terhadap hewan sebelum proses penyembelihan akan sangat memengaruhi kualitas daging yang nantinya dikonsumsi masyarakat.

“Penanganan hewan yang baik menjadi bagian penting untuk menghasilkan daging yang aman, sehat, dan berkualitas,” ungkapnya.

Peserta juga mendapatkan pelatihan praktik langsung dari tim JULEHA profesional. Mereka diajarkan teknik penanganan hewan, posisi penyembelihan yang tepat, hingga penggunaan pisau yang sesuai agar proses pemotongan berlangsung cepat dan meminimalkan penderitaan hewan.

Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai sanitasi, penggunaan perlengkapan pelindung, serta tata kelola area penyembelihan dan distribusi daging agar lebih higienis.

Lurah Pendowoharjo, H. Hilmi Hakkimudin, S.Pd.I., menegaskan peningkatan kapasitas masyarakat tetap menjadi prioritas.

“Kami ingin kurban di masyarakat tidak sekadar tradisi tahunan, tetapi benar-benar memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan syariat,” katanya.

Sementara Panewu Sewon, Hj. Hartini, S.I.P., M.M., mengapresiasi inisiatif tersebut dan berharap edukasi serupa dapat menjangkau tingkat RT hingga padukuhan.

“Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan agar kualitas pelaksanaan kurban semakin baik dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” tandasnya.(waw)

Berita Terkait

Api Misterius Terus Muncul di Rumah Agus Yani, Ahli Ragukan Faktor Gas Metana
56 Kali Kebakaran Tanpa Sebab Jelas, Rumah Warga Sleman Jadi Sorotan
Melalui Lensa Kamera, Alaint Angkat Tema Kegelisahan Manusia dalam Pameran Foto
Konferensi Republik UGM Dorong Persatuan Aktivis untuk Selamatkan Demokrasi
Sekda Sleman Purnatugas, Harda Sampaikan Apresiasi dan Pesan Haru
UWM Tegaskan Pentingnya Spirit Ibrahim dalam Menjaga Moral Generasi Bangsa
Tradisi Ndandakke Kembali Populer, Daging Kurban Diolah Jadi Abon Bernilai Ekonomis
Kebaya Milenial Kian Mendunia, DPRD Sleman Beri Dukungan Penuh kepada KKI

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:54 WIB

Api Misterius Terus Muncul di Rumah Agus Yani, Ahli Ragukan Faktor Gas Metana

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:47 WIB

56 Kali Kebakaran Tanpa Sebab Jelas, Rumah Warga Sleman Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:04 WIB

Jelang Iduladha, Jagal Bersertifikat Jadi Incaran Panitia Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:59 WIB

Melalui Lensa Kamera, Alaint Angkat Tema Kegelisahan Manusia dalam Pameran Foto

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:51 WIB

Konferensi Republik UGM Dorong Persatuan Aktivis untuk Selamatkan Demokrasi

Berita Terbaru