Wagub Dimyati Ingin Bedug Mengawali Acara Resmi sebagai Identitas Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah berkomitmen akan memperjuangkan aspirasi para seniman bedug agar tidak hanya ditampilkan dalam festival budaya. Kesenian ini dapat menjadi simbol pembuka berbagai agenda resmi pemerintahan di Banten.

Komitmen itu disampaikan Dimyati usai membuka Gebrag Ngadu Bedug 2026 di Alun-alun Pandeglang, Jumat (29/5/2026) setelah mendengar aspirasi yang disampaikan Ketua Asosiasi Seniman Bedug Kabupaten Pandeglang, Endang Suhendar.

Dalam sambutannya, Endang berharap bedug dapat menjadi bagian yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan identitas daerah. Menurutnya, bedug tidak hanya layak ditampilkan saat festival, tetapi juga hadir dalam berbagai aktivitas publik.

Endang membayangkan suatu saat dentuman bedug menjadi penanda apel pagi di kantor-kantor pemerintahan, pembuka sidang paripurna, penanda waktu di sekolah-sekolah, hingga menjadi inspirasi pembangunan gapura dan tugu budaya di berbagai daerah.

“Bedug jangan hanya dimainkan saat festival, tetapi hadir sebagai penanda semangat daerah,” kata Endang.

Menanggapi aspirasi tersebut, Dimyati menyatakan dukungannya dan akan menyampaikan gagasan itu kepada seluruh kepala daerah di Banten.

“Tadi dari seniman-seniman bedug minta kepala daerah agar bedug menjadi simbol untuk membuka agenda acara. Ya bisa saja, ke depan kalau membuka acara menggunakan bedug,” ujar Dimyati.

Bedug memiliki nilai budaya dan identitas lokal yang kuat sehingga dapat menjadi simbol pembuka kegiatan resmi.

“Ke depan dengan bedug saja. Saya akan sampaikan kepada semua kepala daerah pakai bedug saja. Jadi kalau mau buka acara atau peresmian, dengan bedug, duk, duk, duk,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Dimyati menilai penggunaan bedug dalam berbagai kegiatan resmi dapat menjadi salah satu langkah konkret pelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas daerah yang religius dan kaya tradisi.

Gebrag Ngadu Bedug 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, 29–31 Mei 2026, dan kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk dua tahun berturut-turut.

Mengusung tema “Tang Ting Tung Dong, Warna Bunyi dalam Jerami”, kegiatan tersebut menjadi wadah pertemuan para seniman, komposer Nusantara, komunitas budaya, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian tradisi.

Sebanyak 20 Kampung Bedug dari berbagai wilayah di Kabupaten Pandeglang turut berpartisipasi dalam perhelatan budaya tersebut. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa tradisi bedug masih hidup dan terus diwariskan lintas generasi.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Gebrag Ngadu Bedug juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas UMKM, perdagangan, dan sektor pariwisata lokal turut bergerak selama penyelenggaraan acara.

Pembukaan Gebrag Ngadu Bedug 2026 dihadiri Komisaris Utama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Irna Narulita, Asisten Deputi Pemasaran Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti, Bupati Pandeglang Dewi Setiani, unsur Forkopimda, tokoh budaya, para seniman bedug, serta ribuan masyarakat yang memadati Alun-alun Pandeglang.

Melalui Gebrag Ngadu Bedug 2026, para seniman berharap bedug tidak hanya menjadi warisan budaya yang dipertontonkan setiap tahun, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan daerah yang hadir dalam berbagai aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat sehari-hari.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Tradisi Ngadu Bedug Jadi Identitas Banten yang Harus Terus Dijaga
Pemprov Banten Perkuat Sinergi dengan Pengelola Tol untuk Tingkatkan Infrastruktur dan Layanan
PWI Banten, SMSI, dan JBS Cilegon Salurkan Hewan Kurban kepada Wartawan dan Masyarakat
Polda Banten Maknai Iduladha 1447 H dengan Berbagi Hewan Kurban kepada Warga
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Jadi Sorotan dalam Audiensi Bersama Guru Agama
Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG Dukung Tumbuh Kembang Anak
Tinawati Andra Soni Ajak IWAPI Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Perempuan
Gubernur Andra Soni Dorong Pelaksanaan SPMB 2026 yang Adil dan Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:44 WIB

Wagub Dimyati Ingin Bedug Mengawali Acara Resmi sebagai Identitas Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:40 WIB

Tradisi Ngadu Bedug Jadi Identitas Banten yang Harus Terus Dijaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:09 WIB

Pemprov Banten Perkuat Sinergi dengan Pengelola Tol untuk Tingkatkan Infrastruktur dan Layanan

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:06 WIB

PWI Banten, SMSI, dan JBS Cilegon Salurkan Hewan Kurban kepada Wartawan dan Masyarakat

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:27 WIB

Polda Banten Maknai Iduladha 1447 H dengan Berbagi Hewan Kurban kepada Warga

Berita Terbaru