600 Hari Agresi Israel, Korban Tewas di Gaza Lampaui 54.000 Jiwa

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Ankara — Jumlah warga Palestina yang tewas di Jalur Gaza sejak dimulainya agresi militer Israel pada Oktober 2023 mencapai sedikitnya 54.084 orang. Kementerian Kesehatan Palestina pada Rabu (28/5/2025) menyatakan bahwa perang yang berlangsung selama 600 hari itu juga menyebabkan 123.308 orang luka-luka.

Dalam 24 jam terakhir, 28 jenazah dilaporkan masuk ke rumah sakit dan 179 warga lainnya terluka. Namun, jumlah korban diyakini masih akan bertambah mengingat banyak warga yang masih tertimbun reruntuhan bangunan atau tak terjangkau tim penyelamat.

“Tim penyelamat menghadapi kesulitan menjangkau lokasi serangan karena intensitas pemboman dan kehancuran infrastruktur,” demikian pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Palestina.

Serangan terbaru Israel ke Gaza dimulai pada 18 Maret 2025, mengakhiri masa gencatan senjata yang sempat tercapai sejak Januari. Sejak itu, tercatat 3.924 warga Palestina meninggal dan lebih dari 11.200 orang luka-luka akibat gelombang baru serangan.

Agresi ini juga menggagalkan kesepakatan pertukaran tahanan antara Israel dan kelompok Hamas.

Di ranah hukum internasional, Israel menghadapi tekanan yang meningkat. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada November 2024 mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Secara terpisah, Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag masih memproses gugatan genosida terhadap Israel terkait serangan yang terus berlangsung di wilayah Gaza, salah satu kantong penduduk Palestina yang paling padat. (ihd)

Berita Terkait

IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji
Gempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Terdampak
Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China Diyakini Siap Diterapkan di Bantargebang
Wali Kota Bekasi: Proyek PSEL Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Lokal
Harga Bensin di Banyak Negara Melambung, Trump Perintahkan Investigasi Perusahaan Minyak
ISTAF Fokus Usut Lima Pemain dan Ofisial Thailand, Tujuh Atlet Diberi Kesempatan Kedua
Amerika Serikat Minta Israel Hormati Proses Perdamaian di Timur Tengah
AS dan Iran Siap Tandatangani Kesepahaman di Swiss, Diplomasi Damai Masuki Babak Baru

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:25 WIB

IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji

Senin, 29 Juni 2026 - 11:05 WIB

Gempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Terdampak

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:28 WIB

Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China Diyakini Siap Diterapkan di Bantargebang

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wali Kota Bekasi: Proyek PSEL Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:58 WIB

Harga Bensin di Banyak Negara Melambung, Trump Perintahkan Investigasi Perusahaan Minyak

Berita Terbaru