31 Masih Hilang, Pencarian Korban Banjir Aceh Dihentikan, Beralih ke Pemantauan

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gan Ngan saat mengevakuasi korban banjir di Beutong, Nagan. (Dok Basarnas Aceh)

Tim SAR gan Ngan saat mengevakuasi korban banjir di Beutong, Nagan. (Dok Basarnas Aceh)

JENDELANUSANTARA.COM, Banda Aceh — Badan SAR Nasional (Basarnas) menghentikan operasi pencarian korban bencana banjir di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh setelah upaya pencarian berlangsung selama 31 hari tanpa penemuan korban baru. Operasi SAR kini dialihkan ke tahap pemantauan dengan tetap menyiagakan personel di lapangan.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain, Kamis (25/12/2025), mengatakan penghentian pencarian dilakukan karena dalam beberapa hari terakhir tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. “Operasi pencarian yang sejak sebulan dilakukan dihentikan dan dialihkan ke operasi pemantauan. Dalam beberapa hari terakhir operasi pencarian tidak membuahkan hasil,” ujarnya.

Menurut Harris, Kamis menjadi hari terakhir operasi pencarian langsung sejak bencana banjir melanda wilayah Aceh. Hingga kini, sebanyak 31 orang masih dinyatakan hilang. Dengan rentang waktu yang telah mencapai satu bulan pascabencana, peluang korban ditemukan dalam kondisi selamat dinilai sangat kecil.

“Dalam kondisi bencana, batas waktu seseorang dapat bertahan hidup umumnya paling lama tujuh hari. Kini sudah 31 hari pascabencana, sehingga kecil kemungkinan korban yang dinyatakan hilang masih selamat,” kata Harris.

Meski demikian, Basarnas menegaskan operasi SAR belum sepenuhnya dihentikan. Tim tetap melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak dan akan segera bergerak apabila ada laporan penemuan korban. Basarnas juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan korban agar proses evakuasi dapat segera dilakukan.

“Kami tetap siaga dan terus melakukan pemantauan. Jika ada temuan korban, tim SAR akan langsung turun ke lapangan,” ujar Harris.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (25/12/2025), jumlah korban meninggal dunia akibat banjir di Provinsi Aceh mencapai 503 orang, dengan 31 orang lainnya masih dinyatakan hilang. (ihd)

Berita Terkait

BMKG: Banjir dan Longsor Ancam Sebagian Wilayah Indonesia Mulai November
129 Penumpang KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Basarnas Sisir 2.600 Mil Laut
RIB 02 Dikerahkan, Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Buahkan Hasil
Helikopter Dauphin Perkuat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Kasatgas PRR: Sumur Bor dan Sanitasi Penyintas Bencana Masih Perlu Diperbanyak
Gemuruh dari Bukit Pasir Kuning, Kampung yang Hilang dalam Semalam
Dua Polisi Gugur Saat Bertugas Masuk Lokasi Longsor di Bandung Barat
Banjir Jakarta Masih Rendam Sembilan RT di Jaktim dan Jakutll

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIB

BMKG: Banjir dan Longsor Ancam Sebagian Wilayah Indonesia Mulai November

Senin, 14 September 2026 - 14:56 WIB

129 Penumpang KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Basarnas Sisir 2.600 Mil Laut

Jumat, 11 September 2026 - 17:14 WIB

RIB 02 Dikerahkan, Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Buahkan Hasil

Kamis, 10 September 2026 - 16:45 WIB

Helikopter Dauphin Perkuat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:57 WIB

Kasatgas PRR: Sumur Bor dan Sanitasi Penyintas Bencana Masih Perlu Diperbanyak

Berita Terbaru