3.972 Personel Amankan Lebaran di Banten, Polda Dirikan 57 Pos Pengamanan dan Layanan

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea (Jennus)

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Serang—Kepolisian Daerah Banten menyiagakan 3.972 personel dalam Operasi Ketupat Maung 2026 untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Ribuan personel itu merupakan gabungan dari Polda Banten, Mabes Polri, serta berbagai instansi terkait.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Jumat (6/3/2026), menjelaskan, personel yang dilibatkan terdiri dari 2.178 anggota Polda Banten, 73 personel BKO Mabes Polri, serta 1.721 personel dari instansi lain seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas, PMI, hingga relawan.

Personel tersebut disiagakan terutama di tiga pelabuhan utama, yakni Merak, Ciwandan, dan BBJ, yang menjadi jalur vital arus mudik.

Untuk mendukung pengamanan, kepolisian juga mendirikan 39 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, 6 pos terpadu, dan 2 posko SAR di sejumlah titik rawan kecelakaan, kemacetan, serta kawasan wisata.

Maruli mengimbau masyarakat memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum mudik, mengunci rumah dengan aman saat ditinggalkan, serta memanfaatkan layanan darurat 110 jika membutuhkan bantuan.

Selain itu, pemudik juga disarankan menjaga kondisi kesehatan, memeriksa kendaraan secara berkala, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, memastikan tidak ada kebocoran gas, serta melapor kepada RT/RW atau petugas keamanan lingkungan.

Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan Polda Banten dalam mengantisipasi arus mudik Lebaran.

“Langkah ini penting untuk memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman,” ujarnya. (red)

Berita Terkait

Mangkir dari Panggilan Polda, Perusahaan Diduga Gunakan Tanah Warga Tanpa Ganti Rugi Tuai Kecaman
Ketua Ombudsman Ditangkap Kasus Gratifikasi, Alumni Sebut Cederai Integritas Lembaga
Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Indra Iskandar Gugur
Mutasi Kajari Karo, Kejagung Geser Danke Rajagukguk Sambil Tunggu Hasil Pemeriksaan
Senyap di Balik Aktivitas Harian: Jejak Kasus Senjata Ilegal Terungkap di Rancaekek
Ki Bedil Ditangkap setelah 20 Tahun Beroperasi, Jejak Senpi di Jabar Terbongkar
Gubernur Pramono: Tidak Ada Kompromi untuk Preman di Jakarta!
KPK Ungkap Modus Pemerasan Bupati Tulungagung Gunakan Surat Bermaterai

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:14 WIB

Mangkir dari Panggilan Polda, Perusahaan Diduga Gunakan Tanah Warga Tanpa Ganti Rugi Tuai Kecaman

Kamis, 16 April 2026 - 23:52 WIB

Ketua Ombudsman Ditangkap Kasus Gratifikasi, Alumni Sebut Cederai Integritas Lembaga

Selasa, 14 April 2026 - 18:25 WIB

Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Indra Iskandar Gugur

Selasa, 14 April 2026 - 00:05 WIB

Mutasi Kajari Karo, Kejagung Geser Danke Rajagukguk Sambil Tunggu Hasil Pemeriksaan

Senin, 13 April 2026 - 19:17 WIB

Senyap di Balik Aktivitas Harian: Jejak Kasus Senjata Ilegal Terungkap di Rancaekek

Berita Terbaru