160 Orang Tewas dalam Serangan Rudal Israel-AS ke Wilayah Iran

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan Israel-AS ke wilayah Iran menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, termasuk pelajar dan tenaga pengajar di sekolah perempuan, Sabtu (28/2/2026), (Jennus/video)

Serangan Israel-AS ke wilayah Iran menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, termasuk pelajar dan tenaga pengajar di sekolah perempuan, Sabtu (28/2/2026), (Jennus/video)

JENDELANUSANTARA.COM, Teheran — Jumlah korban tewas akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap sebuah sekolah perempuan di wilayah selatan Iran dilaporkan mencapai sekitar 160 orang. Angka tersebut disampaikan media lokal Iran yang mengutip pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei.

Pemerintah Iran menyebut serangan itu menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, termasuk pelajar dan tenaga pengajar. Hingga Sabtu (28/2/2026), proses evakuasi dan pendataan korban masih berlangsung di lokasi kejadian.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam pernyataan resmi yang dirilis kantor kepresidenan mengutuk keras serangan tersebut. Ia menyebut serangan terhadap fasilitas pendidikan sebagai tindakan “tidak manusiawi” dan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan.

Pezeshkian juga memerintahkan seluruh pusat bantuan, layanan medis, serta pejabat terkait di wilayah terdampak untuk memprioritaskan perawatan segera dan tanpa gangguan bagi korban luka maupun keluarga mereka. Pemerintah, kata dia, akan memobilisasi seluruh sumber daya yang tersedia untuk penanganan darurat.

Sebelumnya, kantor berita semiresmi Tasnim News Agency melaporkan jumlah korban tewas mencapai 85 orang. Perbedaan angka korban tersebut menunjukkan situasi di lapangan masih berkembang dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Israel terkait laporan serangan tersebut. Ketegangan di kawasan Timur Tengah pun diperkirakan semakin meningkat menyusul insiden yang menargetkan fasilitas sipil tersebut. (ihd)

Berita Terkait

AS Ketahuan Ngarang Lagi, Iran Takkan Pernah Lepaskan Uranium
Kerbau Bernama Donald Trump, Batal Disembelih atas Instruksi Pemerintah
AS Klaim Peluang Kesepakatan Nuklir dengan Iran Kian Besar
Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak
Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai AS
Pentolan NATO Sebut AS telah Gagal, Dipermalukan Strategi Iran yang Piawai
Indonesia Ajak Uni Eropa Perkuat Kemitraan dengan ASEAN di Tengah Krisis Global
Iran Kirim Sinyal Damai ke AS lewat Pakistan, Araghchi Bawa Syarat Penghentian Konflik

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:55 WIB

AS Ketahuan Ngarang Lagi, Iran Takkan Pernah Lepaskan Uranium

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:23 WIB

Kerbau Bernama Donald Trump, Batal Disembelih atas Instruksi Pemerintah

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:52 WIB

AS Klaim Peluang Kesepakatan Nuklir dengan Iran Kian Besar

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:44 WIB

Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai AS

Berita Terbaru