Yogyakarta Raih Kota Layak Anak Kategori Utama, Bidik Kategori Paripurna 

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Anak-anak gembira bermain di tempat terbuka. (Disdikpora)

Ilustrasi - Anak-anak gembira bermain di tempat terbuka. (Disdikpora)

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori utama, peringkat tertinggi yang saat ini diraih pemerintah daerah di Indonesia. Tidak ada kabupaten atau kota yang memperoleh predikat kategori paripurna.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, menyebut capaian ini merupakan hasil konsistensi pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada anak. Ke depan, Pemkot berupaya meningkatkan indikator penilaian agar dapat mencapai predikat paripurna.

Salah satu upaya yang ditempuh ialah memperluas jangkauan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dari tingkat kota hingga kemantren. Layanan ini memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengasuhan, pendidikan, dan perlindungan anak. “Harapannya, perlindungan terhadap anak semakin meningkat dan menjangkau lebih banyak warga,” ujar Retnaningtyas di Yogyakarta, Kamis (14/8/2025).

Selain itu, Pemkot memfasilitasi pelaporan dugaan kekerasan terhadap anak melalui Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) atau aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Korban anak yang terlapor akan mendapat asesmen dan pendampingan.

Retnaningtyas menambahkan, upaya perlindungan anak diperkuat melalui kerja sama lintas organisasi perangkat daerah, mulai dari kelurahan, kemantren, pengadilan negeri, kejaksaan, Kementerian Agama, forum anak, hingga berbagai lembaga swadaya. “Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan anak-anak di Kota Yogyakarta terlindungi secara optimal,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

Ketua PW IKA Alumni BEM Nusantara Sumut Minta Kritik Ricky Antony terhadap Gubernur Bobby Nasution Tidak Politis, Fokus Kerja untuk Rakyat
97 SPPG di DIY Stop Operasional, Anggaran dari Pusat Tak Kunjung Cair
Yogyakarta Jadi Kawasan Hunian Vertikal, Lahan Tengah Kota Jadi Incaran
Entah Takut atau Malu, Sapi Kurban Satu Ini Kabur ke Atas Pelaminan
Pocong Gentayangan di Medsos Resahkan Warga, Tiga Remaja Diamankan Polisi
Nama Prabowo Disenggol, Gerindra dan Gekira Klarifikasi Persoalan Chappel ke USU
Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan Nasional
Melawan ‘Senyapnya Narasi’: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:23 WIB

Ketua PW IKA Alumni BEM Nusantara Sumut Minta Kritik Ricky Antony terhadap Gubernur Bobby Nasution Tidak Politis, Fokus Kerja untuk Rakyat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:13 WIB

97 SPPG di DIY Stop Operasional, Anggaran dari Pusat Tak Kunjung Cair

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:14 WIB

Yogyakarta Jadi Kawasan Hunian Vertikal, Lahan Tengah Kota Jadi Incaran

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

Entah Takut atau Malu, Sapi Kurban Satu Ini Kabur ke Atas Pelaminan

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:33 WIB

Pocong Gentayangan di Medsos Resahkan Warga, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Berita Terbaru