Penandatanganan kontrak dilakukan Rabu (16/7/2025) di kantor pusat klub, disaksikan Presiden Joan Laporta, Wakil Presiden Rafa Yuste, Direktur Olahraga Deco, serta keluarga Yamal. Melalui laman resminya, Barcelona menyebut perpanjangan kontrak ini sebagai bagian dari strategi mempertahankan salah satu talenta paling menjanjikan dalam sepak bola Eropa.
“Barcelona adalah rumah saya. Mengenakan nomor 10 adalah mimpi yang jadi kenyataan. Saya berjanji akan memberikan yang terbaik untuk klub dan penggemar,” ujar Yamal, lulusan akademi La Masia yang telah bergabung sejak usia tujuh tahun.
Rekor dan Prestasi
Sepanjang musim 2024/2025, Yamal mencatatkan statistik impresif: 55 pertandingan, 18 gol, 25 assist, Treble domestik (LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol).
Ia juga menjadi pemain termuda yang mencapai 100 penampilan bersama tim utama Barcelona, serta memecahkan rekor pencetak gol termuda di tiga kompetisi domestik tersebut.
Di level internasional, Yamal menjadi bagian penting dalam keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024, menambah daftar prestasi individualnya sebagai pemain muda paling berpengaruh saat ini.
Komitmen Finansial Klub
Sebagai bentuk keseriusan menjaga sang pemain, kontrak Yamal mencakup klausul pelepasan senilai 1 miliar euro atau sekitar Rp18,9 triliun. Ia juga kini tercatat sebagai pemain dengan gaji tertinggi di skuad utama, yakni sekitar 8 juta euro per tahun (Rp140 miliar), di luar berbagai bonus performa termasuk insentif untuk pencapaian Ballon d’Or.
Warisan Nomor 10
Nomor punggung 10 yang akan dikenakan Yamal musim depan memiliki sejarah panjang dalam budaya klub. Angka tersebut pernah digunakan oleh legenda seperti Diego Maradona, Ronaldinho, hingga Lionel Messi. Terakhir, nomor ini dipakai oleh Ansu Fati yang kini sedang dipinjamkan ke AS Monaco.
Presiden Joan Laporta menyebut momen ini sebagai simbol penting dalam regenerasi tim.
“Lamine adalah simbol masa depan Barcelona. Ia berbakat, berdedikasi, dan mencintai klub ini. Kami bangga menyerahkan warisan nomor 10 kepadanya,” ujar Laporta.
Yamal kini dipandang sebagai wajah baru klub bersama generasi muda seperti Pedri, Gavi, dan Pau Cubarsí. Barcelona berharap, dengan fondasi pemain muda ini, mereka dapat kembali merajai sepak bola Eropa dalam beberapa musim mendatang. (ihd)














