Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur

Senin, 23 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, finis di posisi ketiga Grand Prix Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026). (MotoGP)

Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, finis di posisi ketiga Grand Prix Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026). (MotoGP)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan sejarah dengan finis di posisi ketiga pada ajang Grand Prix Moto3 Brasil 2026 yang digelar di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026). Capaian ini menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di kelas Grand Prix Moto3.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia, Marciano Norman, mengapresiasi prestasi tersebut. Ia menyebut keberhasilan Veda sebagai tonggak penting bagi perkembangan olahraga balap motor Indonesia di kancah internasional.

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya mengucapkan selamat atas prestasi membanggakan Veda Ega Pratama yang mampu menembus podium Grand Prix Moto3 Brasil,” ujar Marciano, Senin (23/3/2026).

Marciano berharap hasil ini menjadi pemicu bagi Veda untuk terus meningkatkan performa pada seri-seri berikutnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Tanah Air untuk menekuni olahraga balap.

Pada kesempatan yang sama, pebalap muda lainnya, Qarrar Firhand, juga menorehkan prestasi dengan finis di posisi kedua kelas OK Senior dalam ajang WSK Super Master Series Round 5 di Franciacorta Karting Track, Italia.

Marciano menilai capaian kedua pebalap tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di cabang olahraga bermotor. Karena itu, ia mendorong Ikatan Motor Indonesia untuk memperkuat sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Menurut dia, momentum ini perlu dimanfaatkan dengan memperluas kompetisi, meningkatkan sosialisasi, serta membangun ekosistem pembinaan yang lebih masif dan terstruktur.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar pada olahraga bermotor. Pembinaan yang terarah akan membuka peluang lahirnya lebih banyak pebalap berprestasi di tingkat dunia,” kata Marciano. (ihd)

Berita Terkait

Pebalap asal Sleman Kiandra Ramadhipa Lolos Enam Besar MotoGP di Le Mans
Persib Lipat Persija 2-1, Peluang Maung Bandung Juara Super League 2025/2026 Terbuka
Tekuk PSIM 1-0 di GBLA, Persib Kokoh di Puncak Klasemen Super League
Persib Wajib Menang atas PSIM di GBLA, Barba: Fokus Satu Laga demi Satu Laga
Persija Raih Poin Penuh, Persis Telan Empat Gol Tanpa Balas
Tiga Poros Perebutan Takhta: Hitung-hitungan Juara di Ujung Super League 2025/2026
Meski Barcelona Menang, Tetap saja Atletico yang Lolos ke Semifinal Liga Champions
Gol Dembele ke Gawang Liverpool Bawa PSG ke Semifinal Liga Champions

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pebalap asal Sleman Kiandra Ramadhipa Lolos Enam Besar MotoGP di Le Mans

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:21 WIB

Persib Lipat Persija 2-1, Peluang Maung Bandung Juara Super League 2025/2026 Terbuka

Senin, 4 Mei 2026 - 21:36 WIB

Tekuk PSIM 1-0 di GBLA, Persib Kokoh di Puncak Klasemen Super League

Senin, 4 Mei 2026 - 14:50 WIB

Persib Wajib Menang atas PSIM di GBLA, Barba: Fokus Satu Laga demi Satu Laga

Senin, 27 April 2026 - 22:43 WIB

Persija Raih Poin Penuh, Persis Telan Empat Gol Tanpa Balas

Berita Terbaru