Workshop Anyaman Bambu di Brajan Hadirkan Pengalaman Edukatif bagi Pengunjung

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Sleman – Desa Brajan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, kini dikenal sebagai pusat kreativitas bambu yang mendunia.

‎Indonesia sendiri menjadi produsen bambu terbesar ketiga di dunia setelah China dan India.

‎Sentra Industri Kerajinan Anyaman Bambu Brajan menjadi magnet wisata edukatif yang memadukan budaya, ekonomi, dan kearifan lokal dalam satu pengalaman berkesan.

‎Setibanya di lokasi, pengunjung disambut aktivitas 119 pengrajin yang sibuk menata, menganyam, dan menyusun bambu menjadi karya seni bernilai tinggi.

‎“Sentra ini menunjukkan bahwa tradisi bisa berpadu dengan inovasi modern. Selain menjaga budaya, sentra ini juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Sleman, Surana, saat ditemui di sela kunjungan.

‎Ia berharap masyarakat terus mendukung keberadaan sentra ini agar tetap menjadi sumber penghidupan dan kebanggaan daerah.

‎Sementara itu, Kepala Disperindag Sleman, Dra. RR Mae Rusmi Suryaningsih, M.T, menjelaskan bahwa pemerintah terus memberikan perhatian serius terhadap pengrajin Brajan.

‎“Kami rutin mengadakan pelatihan, pameran, dan promosi agar produk bambu Brajan semakin dikenal luas, baik di dalam negeri maupun mancanegara,” ujarnya saat ditemui awak media, Kamis (23/10).

‎Saat ini, sekitar 50 persen produk bambu dari Brajan telah menembus pasar internasional, menegaskan kualitas dan kreativitas pengrajin lokal.

‎Pengunjung juga bisa ikut serta dalam workshop membuat kerajinan bambu langsung bersama para pengrajin.

‎Selain belajar teknik dasar, peserta diajak memahami filosofi bambu yang melambangkan kerendahan hati, ketulusan, kemandirian, dan ketahanan hidup.

‎“Rasanya luar biasa bisa belajar langsung dari ahlinya. Saya jadi lebih menghargai proses di balik sebuah karya,” tutur Dimas, salah satu wisatawan asal Jakarta.

‎Lebih dari sekadar tempat belanja, Sentra Industri Kerajinan Anyaman Bambu Brajan menjadi simbol harmoni antara tradisi, inovasi, dan ekonomi kreatif.

‎Suasana pedesaan yang asri dan seni tradisional yang hidup membuat Brajan bukan hanya destinasi wisata, tapi ruang belajar tentang makna ketekunan dan cinta budaya.

‎Pengunjung pulang membawa bukan hanya produk, melainkan cerita dan inspirasi dari setiap helai bambu yang dianyam dengan hati.

(waw)

Berita Terkait

HMI Suarakan Tiga Tuntutan: Sampah Dituntaskan, Koruptor Dihukum, Mandala Krida Diusut
Perkuat Persatuan dalam Keberagaman, Warga Diminta Aktif Jadi Agen Kebinekaan
Komisi A Minta Data Kelurahan Segera Didigitalisasi untuk Optimalkan Pelayanan Publik
Ajak Warga Selamatkan Sungai Code, Hasto Tegaskan Pentingnya Kelestarian Lingkungan Masa Depan
Lebih Cepat Pantau Lokasi Bencana, Tim BPBD Bantul Dibekali Keterampilan Pengoperasian Drone
Pelatihan K3 UWM Bersama Damkar Kota Yogyakarta, Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kondisi Darurat
Loyalitas Partai Jadi Sorotan, Sejarah Pasanda Tegaskan Sikap Politik Kader
Susanto Dwi Antoro: Kader Harus Mampu Menangkan Hati dan Kepercayaan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:13 WIB

HMI Suarakan Tiga Tuntutan: Sampah Dituntaskan, Koruptor Dihukum, Mandala Krida Diusut

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:10 WIB

Perkuat Persatuan dalam Keberagaman, Warga Diminta Aktif Jadi Agen Kebinekaan

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:11 WIB

Komisi A Minta Data Kelurahan Segera Didigitalisasi untuk Optimalkan Pelayanan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:06 WIB

Ajak Warga Selamatkan Sungai Code, Hasto Tegaskan Pentingnya Kelestarian Lingkungan Masa Depan

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:01 WIB

Lebih Cepat Pantau Lokasi Bencana, Tim BPBD Bantul Dibekali Keterampilan Pengoperasian Drone

Berita Terbaru