Wapres Gibran Siap Bertugas di IKN atau Papua, Tunggu Arahan Presiden

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan keterangan kepada awak media di sela kunjungan ke Posko Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, Senin (28/7/2025). (Jennus)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan keterangan kepada awak media di sela kunjungan ke Posko Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, Senin (28/7/2025). (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Pekanbaru — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan kesiapannya untuk berkantor di mana saja, termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, maupun di Papua. Namun, hingga kini ia masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Gibran saat menjawab pertanyaan wartawan seusai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama 3 Pekanbaru Sentra Abiseka, di Pekanbaru, Riau, Sabtu (27/7/2025). Dengan nada santai, Gibran menanggapi wacana berkantor di IKN yang sebelumnya juga diikuti wacana penugasan di Papua.

Kemarin nyuruh saya berkantor di Papua, sekarang di IKN, pindah-pindah terus,” ujar Gibran.

Sejumlah fraksi di DPR mengusulkan agar Wakil Presiden berkantor di IKN untuk memperkuat simbolisasi pemindahan pusat pemerintahan. Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua juga menyebutkan peran Wakil Presiden dalam memimpin percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Menanggapi dua opsi lokasi kantor tersebut, Gibran menyatakan bahwa ia pada dasarnya siap ditempatkan di mana saja, sesuai dengan instruksi Presiden.

Saya ini pembantu Presiden. Siap ditugaskan di mana saja, di Papua, di IKN, kami menunggu perintah Presiden. Dan sebagai pembantu Presiden, harus siap,” tegas mantan Wali Kota Solo itu.

Lebih lanjut, Gibran mengatakan bahwa intensitas dirinya berada di lapangan lebih penting daripada lokasi kantor tetap. Menurut dia, pendekatan langsung ke masyarakat dan pengawasan terhadap eksekusi program prioritas Presiden Prabowo merupakan hal yang utama.

Saya bisa berkantor di mana saja. Karena saya lebih sering di lapangan, memastikan program-program, visi misi Pak Presiden tereksekusi dengan baik,” ujarnya.

Sikap fleksibel Gibran ini dinilai sejumlah pengamat sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo, terutama dalam mewujudkan agenda prioritas nasional seperti pembangunan IKN dan percepatan pembangunan di Papua. (ihd)

Berita Terkait

Idul Fitri 1447 H Ditetapkan Sabtu 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat di 177 Titik
Atalia Praratya Dukung Pembatasan AI Instan dan Media Sosial pada Anak
Ramadhan Penuh Maaf di Istana Wapres, Gibran dan Rismon Menutup Polemik Ijazah Jokowi
Wanda Hamidah: Indonesia Harus Keluar dari BOP, Jangan Duduk Bersama Penjahat Perang
Gerindra Minta Kajari Binjai Lebih Teliti Soal DIF 2023
Sukamta Dorong Prabowo Desak Penghentian Kekerasan di Gaza dalam Forum Board of Peace
IIPP 2025: PKS Tertinggi dengan Skor 71, Rata-rata Nasional Masih Kategori Sedang
Dana Umat Berpotensi Rp500 Triliun per Tahun, Perlu Kelola Terintegrasi

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:54 WIB

Idul Fitri 1447 H Ditetapkan Sabtu 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat di 177 Titik

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:01 WIB

Atalia Praratya Dukung Pembatasan AI Instan dan Media Sosial pada Anak

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:06 WIB

Ramadhan Penuh Maaf di Istana Wapres, Gibran dan Rismon Menutup Polemik Ijazah Jokowi

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:19 WIB

Wanda Hamidah: Indonesia Harus Keluar dari BOP, Jangan Duduk Bersama Penjahat Perang

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:26 WIB

Gerindra Minta Kajari Binjai Lebih Teliti Soal DIF 2023

Berita Terbaru