Wamendagri Bima Arya Sebut Visi Nasional Berkelanjutan sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, terwujudnya Indonesia Emas 2045 memerlukan sejumlah prasyarat penting, salah satunya keberadaan visi nasional yang berkelanjutan. Menurutnya, visi tersebut merupakan fondasi agar arah pembangunan tetap konsisten dan berjalan sesuai rencana.

“Cerita tentang negara maju adalah cerita tentang keberlanjutan,” ujar Bima saat menjadi pembicara pada acara Student Day Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan di Taman Bukit Palem Resort, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah negara maju di dunia, termasuk Singapura, mampu mencapai kemajuan karena menjalankan visi pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, ia berharap para pemimpin, khususnya kepala daerah, dapat menerapkan prinsip yang sama. Bima menyoroti masih adanya perubahan arah pembangunan di sejumlah daerah setiap kali terjadi pergantian kepala daerah.

Selain visi yang berkelanjutan, Bima menilai kemandirian juga menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan bangsa. Menurutnya, kemandirian perlu ditopang oleh kepemimpinan yang efektif agar roda pemerintahan dapat berjalan optimal.

“Bahwa, mau kita punya banyak orang pintar, banyak orang hebat, demokrasinya diagungkan, tapi kalau pemerintahan enggak jalan, useless. Kita enggak akan ke mana-mana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dan inovasi dalam pembangunan. Ia menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak. Karena itu, dirinya mengapresiasi Universitas Pakuan yang menyelenggarakan kegiatan dengan mengusung tema inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing.

Bima juga mengingatkan bahwa meningkatnya tensi geopolitik global perlu menjadi perhatian para pemimpin daerah. Menurutnya, perkembangan situasi internasional memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di dalam negeri.

“Karena uncertain geopolitik ini, berdampak pada dolar, berdampak ke minyak, dan lain-lain. Jadi nomor satu, geopolitics matters,” sambung Bima.

Selain memahami dinamika geopolitik, kepala daerah juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah masing-masing. Bima menilai SDM yang berkualitas memegang peranan penting dalam memperkuat kinerja birokrasi daerah. Namun demikian, kualitas SDM juga perlu didukung oleh strategi pemerintahan yang tepat.

“Masalahnya adalah strategi tepat atau enggak? Only time will tell … jadi strategi ini adalah risiko para pemimpin,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Pakuan Didik Notosudjono, Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan Sri Setyaningsih, serta jajaran civitas academica Universitas Pakuan.

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan, Bima Arya Dorong Kolaborasi Antardaerah
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis dalam Kepemimpinan dan Pembangunan
Kasatgas Tito Percepat Anggaran Rehab-Rekon, Pemulihan Pascabencana Sumatera Jadi Prioritas
Mendagri Tekankan ASN Harus Adaptif dan Responsif Layani Masyarakat
1.404 Mahasiswa IPDN Diwisuda, Mendagri Dorong Lulusan Jadi Penggerak Pemerintahan
Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Mendagri Dorong Olahraga Berkontribusi pada Ekonomi Rakyat
Indonesia Punya Satu Momentum, Wamendagri Bima Arya Serukan Optimalisasi Bonus Demografi
Mendagri Dorong Transparansi PTT BSPS Lewat Skema Tender Rakyat

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:03 WIB

Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan, Bima Arya Dorong Kolaborasi Antardaerah

Senin, 27 Juli 2026 - 15:24 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis dalam Kepemimpinan dan Pembangunan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:25 WIB

Kasatgas Tito Percepat Anggaran Rehab-Rekon, Pemulihan Pascabencana Sumatera Jadi Prioritas

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:37 WIB

Mendagri Tekankan ASN Harus Adaptif dan Responsif Layani Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.404 Mahasiswa IPDN Diwisuda, Mendagri Dorong Lulusan Jadi Penggerak Pemerintahan

Berita Terbaru