Varian Baru Covid-19 Menyebar di 22 Negara, Termasuk China

Sabtu, 31 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NB.1.8.1 Belum Menimbulkan Kekhawatiran Serius, tetapi Pencegahan Tetap Penting

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Varian baru virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 kembali terdeteksi di sejumlah wilayah di dunia. Varian yang dikenal sebagai NB.1.8.1 itu telah menyebar ke 22 negara, termasuk China dan Amerika Serikat, sebagaimana dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga 28 Mei 2025.

Varian NB.1.8.1 merupakan turunan dari Omicron JN.1 dan dikategorikan WHO sebagai “varian yang sedang dipantau” (variant under monitoring). Meski belum menimbulkan kekhawatiran besar, para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya tetap menjalankan langkah-langkah pencegahan.

“Gejalanya menyerupai infeksi Covid-19 sebelumnya, seperti demam, batuk, kelelahan, hingga diare. Namun, sejauh ini belum ditemukan indikasi bahwa varian ini menyebabkan gejala yang lebih berat,” kata William Schaffner, profesor penyakit menular dari Vanderbilt University Medical Center, Amerika Serikat, Jumat (30/5/2025).

Ia menambahkan, sebagian besar kasus tidak menyebabkan rawat inap, terutama bagi mereka yang memiliki kekebalan akibat vaksinasi atau infeksi sebelumnya.

Risiko pada Kelompok Rentan

Kendati begitu, Schaffner menekankan bahwa kelompok rentan, seperti lansia, orang dengan gangguan imunitas, dan pasien penyakit penyerta tetap harus waspada. Saat ini, Covid-19 masih menyebabkan sekitar 300 kematian per pekan di Amerika Serikat.

“Covid belum hilang. Penyakit ini masih perlu diperhatikan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi,” ujarnya.

Amy Edwards, dokter spesialis penyakit menular dari Universitas Case Western Reserve, menyarankan langkah-langkah sederhana untuk menekan penularan. “Cuci tangan secara teratur, gunakan masker di ruang publik, dan tetap di rumah bila merasa tidak sehat,” kata Edwards.

WHO dan otoritas kesehatan di berbagai negara terus memantau perkembangan NB.1.8.1 sembari mengkaji efektivitas vaksin yang ada terhadap varian ini. Sementara itu, masyarakat diimbau tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. (ihd)

Berita Terkait

Pemerintah Daerah Kabupaten Serang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”
Akhir Tahun, Samsat Keliling Permudah Bayar Pajak Kendaraan
UMP DKI 2026 Hampir Final, Pramono Janji Putuskan dengan Adil
Peringatan BMKG, Mayoritas Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Hari Ini
RSCM Kencana Resmikan Pusat Layanan IBD, Perkuat Penanganan Radang Usus Kronis
Ahli Waris Wajib Tahu: Prosedur Resmi Mengurus Balik Nama Tanah Warisan
BPJS Gratis Kini Berbasis DTSEN: Begini Cara Daftar dan Aktivasinya
Balik Nama Sertifikat Tanah yang Pemiliknya Meninggal, Ini Langkah dan Dokumen yang Wajib Disiapkan

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 19:11 WIB

Pemerintah Daerah Kabupaten Serang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”

Selasa, 23 Desember 2025 - 08:21 WIB

Akhir Tahun, Samsat Keliling Permudah Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 8 Desember 2025 - 15:05 WIB

UMP DKI 2026 Hampir Final, Pramono Janji Putuskan dengan Adil

Minggu, 30 November 2025 - 07:49 WIB

Peringatan BMKG, Mayoritas Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 27 November 2025 - 11:40 WIB

RSCM Kencana Resmikan Pusat Layanan IBD, Perkuat Penanganan Radang Usus Kronis

Berita Terbaru

Petugas pada Kejaksaan Agung menggiring tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam kegiatan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya tahun 2022–2024 di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (KM)

HUKUM

Rekayasa HS Code Jadi Modus Penyimpangan Ekspor CPO

Selasa, 10 Feb 2026 - 23:44 WIB