UMY Dorong Pembentukan Konselor Sebaya dalam Edukasi Kesehatan Remaja

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar kampanye edukasi kesehatan reproduksi bertajuk “Stop Freesex” di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta, Rabu (15/4/2026).

Program pengabdian masyarakat ini menargetkan peningkatan kesadaran remaja agar lebih peduli terhadap kesehatan diri sekaligus mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Koordinator program, Dr. dr. Sri Sundari, M.Kes., menegaskan pentingnya edukasi sejak dini untuk menekan perilaku berisiko di kalangan remaja.

“Kegiatan ini untuk menyadarkan dan mengajak para remaja agar lebih perhatian terhadap kesehatan alat reproduksinya, sekaligus mampu mengajak teman dan lingkungannya untuk bersama-sama menjaganya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dibekali pemahaman soal pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi dan menghindari perilaku berisiko seperti pergaulan bebas, seks bebas, hingga pernikahan dini tanpa kesiapan.

Mereka juga dikenalkan berbagai penyakit menular seksual seperti gonore, sifilis, hingga kondiloma akuminata yang berpotensi berdampak serius.

“Remaja harus paham risiko, bukan sekadar tahu istilahnya,” tegas salah satu pemateri.

Materi lain disampaikan oleh psikiater RS PKU Muhammadiyah Gamping, Dr. dr. Warih Andan Puspitosari, Sp.KJ., yang menyoroti pentingnya pembentukan peer counselor atau konselor sebaya.

“Konselor remaja ini akan menjadi tempat berbagi bagi teman-temannya. Remaja biasanya lebih senang curhat dengan teman sebaya karena merasa lebih nyambung,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Pendekatan ini efektif karena komunikasi terjadi tanpa sekat, sehingga solusi lebih mudah ditemukan.”

Guru pendamping, Sunanik, S.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap bisa berkelanjutan.

“Ini luar biasa karena berkaitan langsung dengan kesehatan reproduksi siswa. Harapannya, mereka semakin memahami cara menjaga kesehatan diri dengan baik,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, tim UMY juga menyerahkan bantuan alat kesehatan untuk UKS sebagai bentuk dukungan nyata, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam menjaga kesehatan siswa. (waw)

Berita Terkait

Satpol PP Yogyakarta Amankan Barang Pedagang dalam Penertiban Street Coffee
Gejolak Harga Energi Global Dorong Kenaikan Harga Plastik di Dalam Negeri
DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Efektif dan Tidak Tumpang Tindih di Sektor Pendidikan
Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel
DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Harmonis dalam Tata Kelola Pendidikan
Gejala Keracunan Muncul Sehari Setelah Konsumsi MBG di Jetis Bantul
Pemkab Bantul Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Keracunan MBG
Program DAHSYAT dan Posyandu Dukung Penanganan Stunting di Condongcatur

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:13 WIB

Satpol PP Yogyakarta Amankan Barang Pedagang dalam Penertiban Street Coffee

Kamis, 16 April 2026 - 09:12 WIB

Gejolak Harga Energi Global Dorong Kenaikan Harga Plastik di Dalam Negeri

Kamis, 16 April 2026 - 09:05 WIB

DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Efektif dan Tidak Tumpang Tindih di Sektor Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 08:00 WIB

UMY Dorong Pembentukan Konselor Sebaya dalam Edukasi Kesehatan Remaja

Rabu, 15 April 2026 - 13:30 WIB

Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel

Berita Terbaru