UBN: Solidaritas Nusantara untuk Palestina Harus Berwujud Aksi Nyata

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kuala Lumpur – Pelaparan sistemik yang menimpa rakyat Gaza akibat blokade Israel kembali menjadi sorotan dunia. Ulama nasional Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) memimpin sepuluh delegasi dari Global Peace Convoy Indonesia dalam Festival Sumud Nusantara di Kuala Lumpur, Malaysia, Ahad (24/8/2025). Kehadiran mereka menjadi simbol konsolidasi solidaritas lintas negara sekaligus aksi nyata untuk menembus blokade dan membela kemanusiaan Palestina.

Menurut UBN, Festival Sumud Nusantara bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud perlawanan damai terhadap blokade yang telah memicu krisis kemanusiaan di Gaza.

“Sumud adalah simbol keteguhan rakyat Palestina dalam menghadapi penindasan. Melalui forum ini, kita ingin menunjukkan bahwa bangsa Indonesia tidak tinggal diam melihat saudara kita di Gaza dikepung kelaparan akibat blokade. Solidaritas ini harus diwujudkan dalam aksi nyata,” ujarnya ketika ditemui di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Sabtu (23/8/2025).

UBN menegaskan pentingnya kolaborasi antarnegara di kawasan untuk menekan dunia internasional agar membuka akses kemanusiaan ke Gaza. “Solidaritas ini harus dipandang sebagai bagian dari diplomasi kemanusiaan Asia Tenggara. Jika negara-negara di kawasan bersatu, kita bisa lebih kuat mendesak dunia agar blokade segera diakhiri dan bantuan kemanusiaan bisa sampai kepada rakyat Gaza,” tegasnya.

Ia juga berharap dukungan Asia Tenggara dapat menjadi kekuatan kolektif dalam diplomasi global. “Kami berharap ASEAN mengambil peran lebih strategis, sekaligus mendorong PBB agar memastikan akses pangan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar bagi rakyat Palestina dapat segera dibuka,” tutur UBN.

Festival Sumud Nusantara dijadwalkan turut dihadiri oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim serta diikuti berbagai organisasi non-pemerintah (NGO) dari Asia Tenggara. Agenda ini dirancang sebagai wadah konsolidasi lintas negara untuk memperkuat dukungan kemanusiaan dan perjuangan kemerdekaan Palestina.

Sementara itu, Global Sumud Flotilla menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Aksi gabungan 44 negara tersebut melanjutkan misi pelayaran kapal Madleen dan Handala dengan tekad menyalurkan bantuan langsung sekaligus menantang blokade Israel di Jalur Gaza.

Rangkaian kegiatan sebelum keberangkatan relawan meliputi konvoi darat dan aksi damai di sejumlah negara peserta. Acara puncak ditandai dengan flag off delegation Flotilla yang dijadwalkan berlangsung pada Ahad (24/8/2025) di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur.(*)

Berita Terkait

Dua Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel terhadap Pasukan PBB di Lebanon
8 Juta Pendemo Tolak Pemerintahan Trump, ‘No Kings’ Menggema di 50 Negara Bagian AS
Pakistan Dapatkan Kepercayaan AS dan Iran untuk Fasilitasi Dialog Kedua Negara
Malaysia Dukung Pakistan Tuan Rumah Dialog AS–Iran: Untuk Perdamaian Nyata
Gelombang Protes Serangan Amerika terhadap Iran Meluas di Eropa, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan
Israel Serang Jembatan Strategis di Sungai Litani, Eskalasi Memanas di Lebanon Selatan
Trump Klaim Telah Ada Dialog dan Perubahan Rezim di Iran, Teheran Bantah Keras
Pasukan AS ke Pulau Kharg Berisiko, Eks Pejabat Kontraterorisme: Bisa ‘Tersandera’ Persenjataan Iran

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:28 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel terhadap Pasukan PBB di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 - 23:18 WIB

8 Juta Pendemo Tolak Pemerintahan Trump, ‘No Kings’ Menggema di 50 Negara Bagian AS

Senin, 30 Maret 2026 - 16:19 WIB

Pakistan Dapatkan Kepercayaan AS dan Iran untuk Fasilitasi Dialog Kedua Negara

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:45 WIB

Malaysia Dukung Pakistan Tuan Rumah Dialog AS–Iran: Untuk Perdamaian Nyata

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:51 WIB

Gelombang Protes Serangan Amerika terhadap Iran Meluas di Eropa, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan

Berita Terbaru