Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel, Dunia Tunggu Konfirmasi Resmi

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Iran dan Israel telah menyepakati gencatan senjata total untuk mengakhiri eskalasi konflik bersenjata yang telah berlangsung selama hampir dua pekan. Kesepakatan yang disebut Trump sebagai “gencatan senjata lengkap dan total” itu mulai berlaku bertahap mulai Selasa (24/6/2025), meski belum dikonfirmasi secara resmi oleh kedua negara yang terlibat.

“Telah sepenuhnya disepakati oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA yang Lengkap dan Total,” tulis Trump melalui akun Truth Social, seperti dikutip AFP, Selasa.

Menurut keterangan Trump, proses gencatan senjata berlangsung dalam dua tahap selama 24 jam. Iran disebutkan akan menghentikan semua operasi militernya terlebih dahulu, dimulai pukul 04.00 GMT, Selasa. Dua belas jam kemudian, Israel dijadwalkan untuk menghentikan serangan sebagai respons terhadap langkah awal Iran.

“Pada jam ke-24, berakhirnya perang 12 hari secara resmi akan disambut oleh dunia,” ujar Trump. Ia menambahkan, kedua pihak berjanji untuk saling menghormati dan menahan diri selama masa transisi menuju perdamaian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Iran maupun Pemerintah Israel yang mengonfirmasi isi kesepakatan tersebut atau menjelaskan rincian lebih lanjut.

Pengumuman ini datang hanya beberapa jam setelah Iran melancarkan serangan ke pangkalan militer AS di Qatar. Serangan itu diklaim sebagai respons atas serangan Amerika terhadap situs nuklir Iran pada akhir pekan lalu. Meski disebut sebagai “balasan lemah” oleh Trump, serangan itu memperlihatkan betapa rapuhnya situasi sebelum kesepakatan tercapai.

Konflik bersenjata antara Iran dan Israel meningkat tajam sejak Israel melancarkan operasi militer besar-besaran pada 13 Juni. Rentetan serangan udara dan rudal dari kedua belah pihak telah menewaskan ratusan orang dan memicu kekhawatiran akan perluasan perang di kawasan Timur Tengah.

Masyarakat internasional kini menunggu tindak lanjut konkret dan verifikasi dari kedua belah pihak untuk memastikan bahwa gencatan senjata benar-benar berjalan sesuai rencana. (ihd)

 

 

 

 

 

.

Berita Terkait

Malaysia Dukung Pakistan Tuan Rumah Dialog AS–Iran: Untuk Perdamaian Nyata
Gelombang Protes Serangan Amerika terhadap Iran Meluas di Eropa, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan
Israel Serang Jembatan Strategis di Sungai Litani, Eskalasi Memanas di Lebanon Selatan
Trump Klaim Telah Ada Dialog dan Perubahan Rezim di Iran, Teheran Bantah Keras
Pasukan AS ke Pulau Kharg Berisiko, Eks Pejabat Kontraterorisme: Bisa ‘Tersandera’ Persenjataan Iran
Sekjen PBB: Hentikan Operasi Militer AS-Israel ke Iran sebelum Lepas Kendali dan Sengsarakan Dunia
Trump Klaim Iran ‘Hancur Total’, Kritik Pemberitaan The New York Times
Ketum TP PKK Jadi Panelis Side Event CSW70, Dorong Akses Keadilan bagi Perempuan

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:45 WIB

Malaysia Dukung Pakistan Tuan Rumah Dialog AS–Iran: Untuk Perdamaian Nyata

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:51 WIB

Gelombang Protes Serangan Amerika terhadap Iran Meluas di Eropa, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:50 WIB

Israel Serang Jembatan Strategis di Sungai Litani, Eskalasi Memanas di Lebanon Selatan

Senin, 23 Maret 2026 - 23:53 WIB

Trump Klaim Telah Ada Dialog dan Perubahan Rezim di Iran, Teheran Bantah Keras

Senin, 23 Maret 2026 - 13:09 WIB

Pasukan AS ke Pulau Kharg Berisiko, Eks Pejabat Kontraterorisme: Bisa ‘Tersandera’ Persenjataan Iran

Berita Terbaru

Yogyakarta

Krista Exhibitions Buka 2026 dengan Jogja Food Expo

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:32 WIB