Tottenham Juara Eropa, Postecoglou Tetap Tersingkir

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegagalan di Liga Inggris Jadi Alasan Pemecatan Meski Torehkan Sejarah di Eropa

JENDELANUSANTARA.COM, London — Keberhasilan membawa Tottenham Hotspur menjuarai Liga Europa 2024-2025 tidak cukup untuk menyelamatkan posisi Angelos “Ange” Postecoglou. Pelatih asal Australia itu resmi diberhentikan oleh manajemen klub, Jumat (6/6/2025), menyusul performa buruk The Lilywhites di Liga Inggris musim ini.

Dalam pernyataan resmi klub, Chairman Tottenham Daniel Levy menegaskan keputusan pemecatan diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim secara keseluruhan. “Menyusul sejumlah penilaian dan pertimbangan yang telah dibuat, klub mengumumkan bahwa Ange Postecoglou tidak lagi menjadi pelatih Tottenham,” demikian kutipan pernyataan klub.

Postecoglou, yang datang pada musim panas 2023 menggantikan Antonio Conte, sejatinya membawa angin segar dengan filosofi permainan menyerang yang dikenal dengan “Ange ball”. Filosofi itu memuncak dengan keberhasilan Tottenham menundukkan Manchester United di final Liga Europa pada 22 Mei lalu di Bilbao. Kemenangan itu menjadi trofi Eropa pertama Tottenham dalam 41 tahun dan mengakhiri paceklik gelar sejak 2008.

Namun, capaian bersejarah di Eropa kontras dengan pencapaian domestik. Tottenham hanya mampu finis di peringkat ke-17 klasemen akhir Liga Inggris, mengoleksi 38 poin dari 38 laga dan menelan 22 kekalahan—catatan terburuk sejak mereka terdegradasi pada 1977. Situasi ini membuat posisi Postecoglou tak lagi aman, meski ia sukses memenuhi target utama klub lolos ke Liga Champions musim depan.

Dalam surat perpisahannya, Postecoglou menyatakan rasa bangga bisa memimpin klub yang menurutnya penuh sejarah dan gairah. “Ketika saya merefleksikan masa saya sebagai manajer Tottenham Hotspur, perasaan utama saya adalah rasa bangga,” tulis pelatih berusia 59 tahun itu. Ia juga menyebut malam kemenangan di Bilbao sebagai momen tak terlupakan yang menjadi puncak dari dua tahun kerja keras dan dedikasi.

Postecoglou percaya fondasi yang telah dibangunnya cukup kuat untuk membawa Tottenham ke arah yang lebih baik. “Saya yakin kerja keras yang telah dilakukan selama ini akan menjadi pijakan bagi kesuksesan Tottenham di masa depan,” ujarnya.

Tottenham kini bergerak cepat mencari pelatih baru guna menyiapkan tim menghadapi musim 2025-2026. Klub juga diperkirakan akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap komposisi pemain menyusul penampilan yang dinilai tidak konsisten sepanjang musim lalu. (ihd)

Berita Terkait

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu
Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta
Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ
Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia
Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan
Bilal Hasan Tantang Petarung Peru pada Debut UFC Kelas Terbang di Shanghai
Petarung Indonesia Bilal Hasan Tembus UFC, Dana White Tak Sabar Saksikan Debutnya
Arsenal Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Como lewat Adu Penalti

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:17 WIB

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WIB

Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan

Berita Terbaru