Tinawati: Tradisi Bertutur Penting untuk Perkuat Literasi Anak Sejak Dini

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Bunda Literasi Tinawati Andra Soni mengajak anak-anak di Provinsi Banten untuk mulai membangun budaya dan tradisi membaca sejak dini melalui kegiatan mendongeng. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat literasi dan melestarikan cerita rakyat daerah.

Hal itu disampaikan Tinawati saat membuka semifinal Festival Storytelling “Suara Nusantara 2026” di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Sabtu (16/5/2026).

“Alhamdulillah, hari ini saya sangat bangga dan bahagia karena bisa mengikuti kegiatan Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara 2026,” katanya.

“Tentu saja ini adalah upaya kita bersama dalam memperkuat budaya literasi. Kemudian, kita juga sekaligus mewariskan cerita rakyat, khususnya di Provinsi Banten, yang jumlahnya sangat banyak,” ungkapnya menambahkan.

Tinawati mengatakan, kegiatan mendongeng menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan minat baca dan memperkuat literasi anak sejak usia dini melalui tradisi bertutur.

“Harapannya tentu saja yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan minat baca, kemudian memperkuat literasi anak-anak kita sejak dini, dan ini juga melalui tradisi bertutur,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari komunitas, sekolah, orang tua, guru, hingga masyarakat luas. Ia juga berpesan kepada anak-anak untuk mulai membiasakan budaya membaca melalui berbagai kegiatan positif, termasuk mendongeng.

“Kegiatan ini adalah upaya kita bersama. Jadi anak-anakku sekalian, adik-adikku, mari kita ikuti seluruh kegiatan dan rangkaian apa pun yang ada di Provinsi Banten,” katanya.

Sementara itu, Managing Director Suara Nusantara Fest Cahaya Manthovani mengatakan peserta Festival Storytelling dari Provinsi Banten tahun ini lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Ia berharap kegiatan Suara Nusantara dapat terus menjangkau berbagai daerah di Indonesia sebelum nantinya dilombakan pada tingkat nasional.

“Luar biasa sekali. Saat saya melihat videonya di Instagram, cara penyampaiannya lebih ekspresif dan saya merasa justru harus lebih banyak belajar dari mereka semua,” katanya.

“Iya, kita mau per daerah dulu, nanti baru dinasionalkan khusus untuk cerita-cerita rakyat,” katanya menambahkan.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

KDMP Ciakar Jadi Percontohan Operasional Koperasi Merah Putih di Banten
Panen Raya Jagung di Koroncong Dorong Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani
Kakak Terduga Pelaku Bantah Adiknya Relawan SPPG MBG
Peletakan Batu Pertama Jadi Awal Harapan Baru bagi Kusnadi Korban Rumah Roboh
Kejurnas SMI Cup II Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pembinaan Atlet Berprestasi
Tekan Angka Pengangguran, Andra Soni Siapkan Program Link and Match SMK dan Dunia Industri
Kolaborasi Pentahelix Didorong untuk Wujudkan Tangerang ASRI dan Bebas Banjir
PKK Banten Perkuat Kualitas Produk UMKM Lewat Sertifikasi Halal

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:19 WIB

Tinawati: Tradisi Bertutur Penting untuk Perkuat Literasi Anak Sejak Dini

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:05 WIB

Panen Raya Jagung di Koroncong Dorong Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:14 WIB

Kakak Terduga Pelaku Bantah Adiknya Relawan SPPG MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:59 WIB

Peletakan Batu Pertama Jadi Awal Harapan Baru bagi Kusnadi Korban Rumah Roboh

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:19 WIB

Kejurnas SMI Cup II Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pembinaan Atlet Berprestasi

Berita Terbaru