Sukses Dongkrak Perekonomian Pembudidaya, Inovasi Kampung Patin Sumsel Jadi Sorotan di IGA Award 2026

Rabu, 4 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memaparkan berbagai inovasi unggulan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam presentasi Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara daring dari Griya Agung, Selasa (3/11/2026).

Di hadapan tim penilai yang terdiri dari Plt. Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri Raden Gani Muhammad, Kepala Organisasi Riset Tata Kelola dan Ekonomi Masyarakat BRIN Agus Eko, Guru Besar Universitas Sriwijaya Diah Natalisa, serta Frederic F. Jebada dari CNN, Herman Deru memaparkan dua inovasi unggulan Pemprov Sumsel, yakni Inovasi Kampung Patin dan Sistem Informasi Monitoring Alat Kesehatan (Simponi Alkes).

Dalam pemaparannya, Herman Deru menegaskan bahwa inovasi Kampung Patin merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), sekaligus memperkuat posisi Sumsel sebagai lumbung pangan nasional. Menurutnya, GSMP juga telah menunjukkan manfaat dalam upaya pengendalian inflasi di Sumsel.

“Kampung Patin adalah inovasi yang sangat spesifik. Patin dari Provinsi Sumsel menjadi penghasil terbesar secara nasional, yaitu 85.258,43 ton pada tahun 2025. Kabupaten OKU Timur memberikan sumbangsih besar, yakni 47.000 ton per tahun,” jelas Deru.

Ia menjelaskan, inovasi Kampung Patin tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan untuk mewujudkan kedaulatan pangan. Kampung Patin diharapkan dapat dikembangkan hingga menjangkau 40 ribu kampung serta menjadi upaya mencegah kepunahan ikan patin asli Sumsel, sehingga generasi mendatang tetap dapat mengenal dan melestarikannya.

Lebih lanjut, Deru memaparkan bahwa modernisasi Kampung Patin telah dilakukan melalui penguatan kelembagaan, pemeliharaan lingkungan, hingga hilirisasi produk. Salah satu hasil pengembangan hilirisasi tersebut adalah produk fillet ikan patin yang kini semakin berkembang.

Bahkan, melalui penerapan konsep zero waste, biaya pakan yang sebelumnya berkisar Rp13.000 hingga Rp15.000 dapat ditekan menjadi Rp9.000. Upaya tersebut turut mendorong peningkatan nilai produksi dari Rp538,3 miliar menjadi Rp1,05 triliun.

“Nilai tambah bagi petani bisa diberikan dengan sertifikasi. Kolaborasinya pentahelix dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan,” tambahnya.

Sementara itu, inovasi kedua yang dipaparkan Herman Deru adalah Simponi Alkes (Sistem Informasi Monitoring Alat Kesehatan), yakni portal pengawasan terpadu berbasis aplikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat secara langsung memeriksa apakah alat kesehatan yang digunakan masih layak atau telah melewati masa kedaluwarsa.

“Dengan adanya Simponi Alkes terjadi penurunan dan reduksi barang-barang yang tidak sesuai. Risiko masyarakat terhadap awamnya standar alkes bisa terbantu. Ada literasi bagi masyarakat untuk bisa menjadi pengawas,” ujar Deru.

Saat menjawab berbagai pertanyaan dari tim penilai, Herman Deru menegaskan bahwa Kampung Patin lahir dari kebiasaan masyarakat Sumsel yang membutuhkan sumber protein hewani. Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat terlibat melalui koperasi, sementara inovasi tersebut juga akan dikembangkan dan ditularkan ke kabupaten lainnya.

Menurutnya, inovasi Kampung Patin telah memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani. Jika sebelumnya sebagian petani hanya mengandalkan sektor persawahan, kini budidaya ikan patin melalui Kampung Patin menjadi sumber penghasilan tambahan. Bahkan, dalam perkembangannya, usaha tersebut justru menjadi sumber penghasilan utama bagi sebagian petani.

“Inovasi Kampung Patin berdampak langsung bagi petani. Selama ini para petani hanya bersawah. Dengan adanya Kampung Patin bisa menjadi penghasilan tambahan, namun belakangan malah menjadi penghasilan utama. Berdampak pada turunnya kemiskinan,” tegasnya.

Menutup pemaparannya, Herman Deru menekankan bahwa keberlanjutan sebuah inovasi sangat bergantung pada keterlibatan dan penerimaan masyarakat. Karena itu, program pemerintah harus mampu berkembang menjadi gerakan bersama, sehingga manfaatnya tetap berlanjut meskipun terjadi pergantian kepemimpinan.

“Program-program seperti ini sudah menjadi pondasi, dan tidak hanya menjadi program tapi gerakan. Jika hal ini telah mengena di masyarakat, maka tidak akan berdampak jika terdapat pergantian kepemimpinan,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Perbarui Sistem Pelayanan Kependudukan, Edward Candra Tekankan Pentingnya Keamanan dan Kecepatan Data
Jaring Atlet Pelajar Potensial Sumsel, Herman Deru Minta Pelatih dan Wasit Junjung Tinggi Sportivitas
Dorong Promosi Kekayaan Lokal, Pemprov Sumsel Hadirkan Festival Rempah 2026 dengan Konsep Lebih Spektakuler
Perkuat Rantai Pasok Agribisnis, Herman Deru Minta Sinergi Antarlembaga Kelola Ekspor Karet Daerah
Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Pemprov Sumsel dalam Mendukung Langkah Strategis Aktivis Mahasiswa
Rumah Tumbuh Bidadari Resmi Dibuka, Lidyawati Cik Ujang: Saatnya Perempuan Tampil dan Bertumbuh
Pelestarian Wastra Sumsel Tembus Tingkat Nasional, Feby Herman Deru Harumkan Daerah Lewat Padma Mitra Award 2026
Bantu Masyarakat dan Hijaukan Daerah, Cik Ujang Apresiasi Langkah Konkret GP Ansor

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:51 WIB

Sukses Dongkrak Perekonomian Pembudidaya, Inovasi Kampung Patin Sumsel Jadi Sorotan di IGA Award 2026

Rabu, 4 November 2026 - 16:46 WIB

Perbarui Sistem Pelayanan Kependudukan, Edward Candra Tekankan Pentingnya Keamanan dan Kecepatan Data

Senin, 2 November 2026 - 13:56 WIB

Jaring Atlet Pelajar Potensial Sumsel, Herman Deru Minta Pelatih dan Wasit Junjung Tinggi Sportivitas

Senin, 2 November 2026 - 13:47 WIB

Dorong Promosi Kekayaan Lokal, Pemprov Sumsel Hadirkan Festival Rempah 2026 dengan Konsep Lebih Spektakuler

Senin, 2 November 2026 - 13:41 WIB

Perkuat Rantai Pasok Agribisnis, Herman Deru Minta Sinergi Antarlembaga Kelola Ekspor Karet Daerah

Berita Terbaru