SPCY Sleman Resmi Berdiri, Kirnadi Soroti Pentingnya Perlindungan Pekerja Caregiver

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎SLEMAN – Pelantikan pengurus Serikat Pionir Caregiver Yogyakarta atau SPCY menjadi momentum memperkuat perjuangan pekerja caregiver di Sleman menghadapi tantangan hubungan kerja masa kini bersama.

‎Pelantikan berlangsung Minggu (30/8/2026) pukul 09.00 WIB di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman dengan dihadiri sejumlah tokoh pekerja dan undangan.

‎Ketua terpilih PUK SPCY Sleman Kasino Sahid menegaskan organisasi tersebut menjadi ruang bersama bagi caregiver memperjuangkan aspirasi sekaligus “meningkatkan kesejahteraan pekerja” berkelanjutan dan bermartabat.

‎Ketua DPD Federasi NIBA DIY Patra Jatmika berharap keberadaan SPCY mampu “memperjuangkan aspirasi pekerja” dan mendorong peningkatan kesejahteraan caregiver melalui gerakan berserikat kuat.

‎”Keberanian pekerja bergabung dalam serikat merupakan modal penting untuk membangun kekuatan bersama menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin kompleks dan dinamis,” tegasnya.

‎Ketua DPD KSPSI DIY Kirnadi mengapresiasi keberanian caregiver berserikat meski mereka tidak berada dalam perusahaan dengan hubungan kerja seperti pekerja pabrik pada umumnya.

‎Kirnadi mengatakan ada perusahaan dengan sekitar seribu pekerja, namun tidak seorang pun berani berkumpul dan berserikat memperjuangkan kepentingan bersama secara terbuka dan berani.

‎”Karena itu, keberanian caregiver bergabung dalam serikat dinilai “luar biasa”, terutama karena mereka menghadapi pemerintah sebagai salah satu pihak terkait langsung di lapangan,” jelasnya

‎Tantangan SPCY berbeda dengan serikat pekerja perusahaan, sebab caregiver berhadapan langsung dengan pemerintah dan berbagai persoalan layanan kerja yang terus berkembang saat ini.

‎Kirnadi menyebut pengalaman SPCY merupakan pembelajaran berharga bagi gerakan serikat pekerja dalam memahami perubahan pola hubungan kerja di tengah masyarakat yang terus berubah.

‎Serikat pekerja, menurut Kirnadi, “bukan hanya berfungsi melindungi pekerja”, tetapi juga memperjuangkan kepentingan anggota melalui keterlibatan dalam ruang hubungan industrial yang luas.

‎Kirnadi menilai caregiver telah memaknai serikat pekerja lebih jauh, dengan melibatkan diri dalam persoalan sosial dan ketenagakerjaan yang mereka hadapi setiap hari bersama.

‎”Perubahan hubungan kerja membuat perlindungan pekerja tidak lagi terbatas pada perusahaan, pabrik, maupun perjanjian kerja formal semata di Indonesia saat ini,” ujarnya.

‎Kirnadi juga mendorong pemerintah daerah membuka pandangan bahwa “pekerja kini tersebar dalam berbagai sektor”, termasuk pekerjaan caregiver yang selama ini kurang terlihat publik.

‎Menurutnya, pekerja sektor informal membutuhkan perhatian negara, termasuk perlindungan, pengakuan, serta kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan mereka secara adil dan berkelanjutan bagi semua.

‎”Keberadaan caregiver dinilai memiliki dampak luas karena membantu keluarga menjalankan aktivitas ketika anak, pasangan, orangtua, atau anggota keluarga membutuhkan pendampingan secara aman langsung,” ungkap Kirnadi.

‎Kirnadi mencontohkan pejabat, pengusaha, dan masyarakat dapat menjalankan kewajibannya ketika urusan perawatan keluarga langsung terbantu oleh jasa caregiver profesional yang terpercaya dan kompeten.

‎Karena itu, caregiver dinilai memiliki peran strategis dalam menopang sistem sosial sekaligus mendukung produktivitas masyarakat melalui pekerjaan perawatan yang semakin dibutuhkan dan dihargai.


‎*Pesan Untuk Disnakertrans Sleman*

‎Kirnadi berharap Disnakertrans Kabupaten Sleman memperluas perhatian terhadap pekerja caregiver dan sektor informal agar perlindungan ketenagakerjaan tidak berhenti pada perusahaan formal semata saja.

‎SPCY diharapkan terus bergerak memperkuat solidaritas, memperjuangkan kesejahteraan, serta membuktikan bahwa keberanian berserikat mampu menghadirkan perubahan positif bagi pekerja caregiver seluruhnya di Indonesia.(ady)

‎SUSUNAN PENGURUS SPCY SLEMAN
1. ‎Ketua : Kasino Sahid
‎. Wakil : Yudi Hermawanto

2. ‎Sekretaris
‎. Adelia Kurnia Sari
‎. Asti Winarsih

3. ‎Bendahara
‎. Sri Rahayu E
‎. Rini

Berita Terkait

Sambut HUT ke-65, Keluarga Besar Korem 072/Pamungkas Ziarah ke TMPN Kusumanegara
Perkuat Daya Tarik Wisata Daerah, Susanto; Sang Timur Ditetapkan Sebagai Ikon Sejarah Umbulharjo
Melestarikan Tradisi Rewang, Warga Celeban Kobarkan Semangat Gotong Royong
Pemerintah Kota Yogyakarta Bedah Dua Rumah Warga di Kampung Badran, Dapat Dukungan Bank BPD DIY
Dalam Rangka HUT RI ke-81 Kelurahan Bausasran Perkuat Kekompakan dan Gotong Royong Warga
Wakil Walikota Yogyakarta Hadiri Senam Bersama Warga Gedongkiwo, Beri Penghargaan Pelajar Berprestasi
Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Warga di Festival Mustika Rasa
AI Generatif Makin Digunakan Kreator, Universitas Galuh Dorong Penguatan Etika dan Keamanan Data

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Sambut HUT ke-65, Keluarga Besar Korem 072/Pamungkas Ziarah ke TMPN Kusumanegara

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Daerah, Susanto; Sang Timur Ditetapkan Sebagai Ikon Sejarah Umbulharjo

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Melestarikan Tradisi Rewang, Warga Celeban Kobarkan Semangat Gotong Royong

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Bedah Dua Rumah Warga di Kampung Badran, Dapat Dukungan Bank BPD DIY

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Dalam Rangka HUT RI ke-81 Kelurahan Bausasran Perkuat Kekompakan dan Gotong Royong Warga

Berita Terbaru