Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Warga di Festival Mustika Rasa

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat dalam rangkaian Festival Mustika Rasa di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu dan Minggu, (29/8/26 – 30/8/26).

Layanan kesehatan gratis tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Yogyakarta untuk meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit sekaligus mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah, mengatakan CKG merupakan program pemerintah pusat yang ditujukan agar masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan setidaknya satu kali dalam setahun.

Menurutnya, Pemkot Yogyakarta juga memberikan perhatian lebih terhadap kelompok lanjut usia dengan mendorong pemeriksaan kesehatan hingga empat kali dalam setahun.

“Justru dengan di event-event itu kemudian kami bermitra dengan penyelenggara membuka CKG akan mempercepat supaya masyarakat itu bisa terus discreening (diperiksa) semuanya,” kata Lana saat ditemui di sela pelaksanaan CKG di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026).

Lana menjelaskan, pemeriksaan dalam layanan CKG meliputi sejumlah tahapan. Warga terlebih dahulu menjalani pemeriksaan antropometri berupa pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut untuk mengetahui indeks massa tubuh serta mendeteksi risiko obesitas.

Selanjutnya, warga menjalani pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan laboratorium, termasuk pengecekan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Hasil pemeriksaan kemudian dikonsultasikan dengan dokter. Apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang tidak normal, warga akan mendapatkan penanganan lebih lanjut, termasuk pemberian obat.

“Kalau misalnya hasilnya bagus, sudah bisa pulang dan kita akan masukkan di catatan pelaporan. Tapi kalau ternyata dari indikator laboratorium ini tadi ada yang hasilnya tinggi, dari dokter nanti akan ke farmasi langsung tatalaksana pemberian obat,” jelasnya.

Lana mengatakan pelaksanaan CKG juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Yogyakarta menekan risiko penyakit tidak menular yang semakin banyak ditemukan di masyarakat.

Beberapa penyakit yang menjadi perhatian antara lain hipertensi, diabetes melitus (DM), dan kolesterol tinggi. Jika tidak dikendalikan sejak dini, penyakit tersebut berpotensi berkembang menjadi penyakit kronis, seperti gangguan ginjal dan penyakit jantung.

Berdasarkan petunjuk teknis terbaru pelaksanaan CKG, warga yang hasil pemeriksaannya menunjukkan kondisi tidak normal dapat langsung mendapatkan penanganan berupa pemberian obat. Untuk tahap awal, obat diberikan untuk kebutuhan selama 15 hari.

“Harapannya nanti kontrol dan terus terpantau sehingga risiko penyakit kronis yang lebih lanjut bisa kita minimalisir dan hindari,” ujar Lana.

Selain pemeriksaan, Dinkes Kota Yogyakarta juga memanfaatkan layanan CKG untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Lana mengingatkan masyarakat tidak perlu menunggu munculnya gejala untuk memeriksakan kondisi kesehatan. Sebab, sejumlah penyakit seperti hipertensi pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan keluhan yang dirasakan oleh penderitanya.

Menurutnya, pemeriksaan secara rutin memungkinkan penyakit diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan dan risiko komplikasi dapat ditekan.

Pelaksanaan CKG dalam Festival Mustika Rasa mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya Indri, warga Kraton, yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Indri mengaku terbantu dengan adanya layanan CKG, terutama karena dirinya rutin mengonsumsi obat untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai kondisi kesehatannya.

“Bagus jadi membantu masyarakat yang membutuhkan untuk cek kesehatan secara gratis. Masyarakat bisa terbantu dengan kegiatan ini,” kata Indri.

Melalui kolaborasi layanan CKG dengan berbagai kegiatan masyarakat, Dinkes Kota Yogyakarta berharap semakin banyak warga yang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya deteksi dini dan mencegah penyakit berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. (Aga)

Berita Terkait

Sambut HUT ke-65, Keluarga Besar Korem 072/Pamungkas Ziarah ke TMPN Kusumanegara
Perkuat Daya Tarik Wisata Daerah, Susanto; Sang Timur Ditetapkan Sebagai Ikon Sejarah Umbulharjo
Melestarikan Tradisi Rewang, Warga Celeban Kobarkan Semangat Gotong Royong
Pemerintah Kota Yogyakarta Bedah Dua Rumah Warga di Kampung Badran, Dapat Dukungan Bank BPD DIY
Dalam Rangka HUT RI ke-81 Kelurahan Bausasran Perkuat Kekompakan dan Gotong Royong Warga
Wakil Walikota Yogyakarta Hadiri Senam Bersama Warga Gedongkiwo, Beri Penghargaan Pelajar Berprestasi
AI Generatif Makin Digunakan Kreator, Universitas Galuh Dorong Penguatan Etika dan Keamanan Data
1.000 Warga Padukuhan Manukan Tumpah Ruah, Karnaval HUT RI Penuh Budaya dan Kreativitas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Sambut HUT ke-65, Keluarga Besar Korem 072/Pamungkas Ziarah ke TMPN Kusumanegara

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Daerah, Susanto; Sang Timur Ditetapkan Sebagai Ikon Sejarah Umbulharjo

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Melestarikan Tradisi Rewang, Warga Celeban Kobarkan Semangat Gotong Royong

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Bedah Dua Rumah Warga di Kampung Badran, Dapat Dukungan Bank BPD DIY

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Dalam Rangka HUT RI ke-81 Kelurahan Bausasran Perkuat Kekompakan dan Gotong Royong Warga

Berita Terbaru