JENDELANUSANTARA.COM, SLEMAN – Pengukuhan Sleman Loyalitas Community (SLC) dijadwalkan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Minggu (10/5/2026) pukul 10.00 WIB.
Agenda tersebut menjadi momentum penting memperkuat sinergi komunitas sosial, budaya, hingga ekonomi kreatif di Kabupaten Sleman.
Acara juga dirangkai dengan penyerahan NIK serta penguatan Forum Komunikasi Sosial dan Budaya.
Ketua SLC, Bambang Heri Prasetyo, menegaskan bahwa komunitas hadir bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan ruang membangun loyalitas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami ingin SLC menjadi rumah besar bagi masyarakat Sleman yang punya semangat kebersamaan dan loyalitas terhadap daerahnya,” ujarnya.
Menurut Bambang, loyalitas bukan hanya soal fanatisme, tetapi juga komitmen menjaga nilai sosial dan budaya lokal.
“Kalau masyarakat kompak, maka pembangunan akan lebih mudah berjalan. Loyalitas itu harus diarahkan untuk hal-hal positif yang mengangkat nama Sleman,” katanya.
Dalam perkembangannya, Sleman memang dikenal memiliki komunitas dengan loyalitas tinggi, salah satunya kelompok suporter Brigata Curva Sud (BCS) pendukung PSS Sleman.
Kehadiran komunitas tersebut dinilai menjadi contoh kuatnya solidaritas warga.
“Semangat loyalitas seperti itu harus bisa ditularkan ke sektor lain, termasuk sosial budaya dan ekonomi masyarakat,” lanjut Bambang.
Tak hanya komunitas suporter, penguatan loyalitas juga diarahkan pada sektor desa wisata dan UMKM.
Pemerintah daerah bersama komunitas disebut terus mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan mampu menciptakan wisatawan yang setia datang ke Sleman.
“UMKM dan desa wisata adalah wajah ekonomi rakyat. Kalau pelayanannya baik dan komunitasnya kuat, wisatawan akan terus kembali,” katanya.
Melalui pengukuhan SLC ini, diharapkan muncul kolaborasi lebih luas antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.
“Kami ingin Sleman semakin guyub, kreatif, dan maju bersama. Loyalitas bukan hanya slogan, tetapi gerakan nyata untuk membangun daerah,” tutup Bambang Heri Prasetyo. (adr)














