JENDELANUSANTARA.COM, Bantul – Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menggemparkan kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, Sabtu (09/05/2026).
Seorang pria berinisial S, warga Karanganyar kelahiran 1991, mengalami luka serius di bagian leher setelah diduga diserang istrinya sendiri saat menginap di sebuah losmen kawasan wisata tersebut.
Peristiwa itu terjadi di sebuah kamar Losmen Dworowati, Dusun Mancingan XI, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek.
“Korban mengalami luka pada bagian leher dan langsung meminta pertolongan warga sekitar,” ungkap sumber kepolisian.
Warga yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan membantu menyelamatkan korban dari situasi mencekam di dalam kamar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian pasangan tersebut datang bersama anak mereka untuk berwisata di Pantai Parangtritis.
“Mereka awalnya jalan-jalan seperti keluarga biasa, lalu memilih beristirahat di losmen,” ujar salah satu saksi di sekitar lokasi.
Namun suasana berubah tegang ketika korban yang sedang tidur bersama anaknya diduga diserang menggunakan pisau.
Polisi menyebut terduga pelaku AF, perempuan kelahiran 2000 asal Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, sempat mendekati korban, memeluk dan meminta maaf sebelum dugaan penyerangan terjadi.
“Pisau diduga sudah dibawa pelaku sebelum kejadian,” kata petugas.
Korban yang terluka langsung dievakuasi dan menjalani pemeriksaan medis di RS Panembahan Senopati Bantul.
Usai kejadian, AF sempat meninggalkan lokasi bersama anak mereka. Namun aparat Polsek Kretek bergerak cepat melakukan penyelidikan.
“Kami langsung memeriksa sejumlah saksi dan melakukan pencarian terhadap terduga pelaku,” jelas petugas.
Pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Kretek berhasil mengamankan AF untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam kasus ini polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau bergagang kayu dan pakaian milik korban.
“Terduga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” tegas pihak kepolisian.
Hingga kini penyidik masih mendalami motif dugaan KDRT yang mengejutkan warga dan wisatawan di kawasan Pantai Parangtritis tersebut. (waw)














