Sinergitas Kunci Rumusan Kebijakan IGA 2024 Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan sejumlah inisiatif baru terkait penyelenggaraan Innovative Government Award (IGA) sebagai penghargaan rutin bagi daerah terinovatif. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan IGA 2024.

Hal itu disampaikan Sekretaris BSKDN Noudy R.P. Tendean saat mewakili Kepala BSKDN memimpin Rapat Pembahasan Pagu Indikatif RKA-K/L PI BSKDN 2025 dan Pelaksanaan Rakornas dan IGA Tahun Anggaran 2024 di Aula BSKDN, Jakarta, Jumat (5/7/2024).

“Penyelenggaraan IGA dari waktu ke waktu harus semakin baik entah dari sisi kualitas maupun kuantitas pelaporan inovasi daerah. [Tahun 2024] BSKDN menargetkan 30 ribu inovasi daerah yang terlapor dalam aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID),” terangnya.

Dia melanjutkan, untuk meningkatkan partisipasi pelaporan inovasi daerah dalam aplikasi IID, pihaknya memiliki sejumlah inisiatif meliputi penambahan fitur baru dalam aplikasi, hingga meningkatkan proses validasi untuk hasil yang lebih terpercaya. Upaya itu dilakukan agar penyelenggaraan IGA menjadi semakin berkualitas dan memiliki manfaat berkelanjutan bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Ada banyak hal positif yang telah kita capai dalam penyelenggaraan IGA, namun melalui beberapa inisiatif yang ada semoga penyelenggaraan IGA akan membawa manfaat berkelanjutan bagi semua pihak,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Noudy mengimbau jajarannya untuk memastikan setiap tahapan penyelenggaraan IGA dapat berjalan dengan lancar. Adapun tahap penilaian inovasi dalam IGA 2024 dimulai dengan proses pelaporan melalui aplikasi IID, dilanjutkan dengan pengukuran atau verifikasi dan validasi data inovasi oleh tim teknis. Setelah pengukuran, masih ada dua tahap lainnya yaitu presentasi kepala daerah dan validasi lapangan. “Minggu depan ini harus clear Bapak/Ibu semua karena sudah harus running baik persiapan Rakornas maupun IGA,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Noudy juga menyoroti peran BSKDN sebagai hub dalam penyusunan strategi kebijakan dalam negeri. Berdasarkan peran tersebut, BSKDN perlu melakukan penguatan-penguatan secara internal, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM), anggaran, sarana dan prasarana, hingga sistem dan mekanisme pelaksanaan program.

“Saya kira kita harus sepakat, harus ada dalam energi dan visi yang sama bahwa BSKDN itu adalah hub, akan menjadi hub ke depan sebagai poros pengawal strategi kebijakan dalam negeri,” jelasnya.

Penguatan yang dilakukan di berbagai sisi tersebut diharapkan akan meningkatkan kualitas rekomendasi yang dihasilkan. Dengan begitu, rekomendasi tersebut diharapkan dapat berdampak terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik. Terkait rumusan kebijakan, Noudy menegaskan pentingnya sinergisitas berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Sebagai hub kita perlu penguatan dalam sistem dan mekanisme prosedur pelaksanaan kegiatan-kegiatan kita, mau mulai dari mana dan berakhir di mana untuk semua unit kerja,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bahtra Banong Dorong ASN Manfaatkan Beasiswa Luar Negeri Demi Indonesia Emas 2045
Sidang Praperadilan Gabriel, Pacar Pemohon: Larangan Isi Ulang Gas Portable Baru Diketahui Usai Ditangkap
Agus Santoso Bongkar Alasan Bank Indonesia Tak Boleh Selalu Sepakat dengan Pemerintah
Kecelakaan Kerja di Lingkungan MBG Jadi Sorotan, KP-MBG Lapor ke Penasihat Khusus Presiden
Sekjen Kemendagri Harap Lulusan IPDN Bawa Perubahan Positif di Daerah
Pamong Praja Muda IPDN XXXIII Ditempatkan di Seluruh Indonesia, Disiapkan Jadi Pemimpin
Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan melalui Koordinasi Intensif
Pamong Praja Muda IPDN Diminta Utamakan Rakyat, Ini Pesan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:56 WIB

Bahtra Banong Dorong ASN Manfaatkan Beasiswa Luar Negeri Demi Indonesia Emas 2045

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:05 WIB

Sidang Praperadilan Gabriel, Pacar Pemohon: Larangan Isi Ulang Gas Portable Baru Diketahui Usai Ditangkap

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:48 WIB

Agus Santoso Bongkar Alasan Bank Indonesia Tak Boleh Selalu Sepakat dengan Pemerintah

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Lingkungan MBG Jadi Sorotan, KP-MBG Lapor ke Penasihat Khusus Presiden

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:18 WIB

Sekjen Kemendagri Harap Lulusan IPDN Bawa Perubahan Positif di Daerah

Berita Terbaru