Satu-satunya Universitas Islam di QS WUR 2027, UMY Kukuhkan Diri sebagai Kampus Islam Terbaik Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc.

JENDELANUSANTARA.COM, QS World University Rankings (QS WUR) kembali merilis hasil pemeringkatan internasional perguruan tinggi untuk tahun 2027. Pemeringkatan QS WUR 2027 ini diumumkan di laman resminya pada Kamis, 18 Juni 2026.

Hasil pemeringkatan dalam QS WUR 2027 menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). UMY menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) dan satu-satunya Perguruan Tinggi Islam yang masuk dalam pemeringkatan global tersebut.

Di tingkat nasional, UMY menempati peringkat ke-14 dari 20 universitas di Indonesia yang berhasil masuk dalam QS WUR 2027. Capaian ini sekaligus mengukuhkan UMY sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik kedua secara nasional , dan kampus Islam terbaik di Indonesia . Sementara itu, di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat 3 universitas yang mampu meraih rekognisi global, dan UMY menjadi universitas terbaik kedua setelah Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dalam dua tahun terakhir, skor UMY berhasil naik lebih dari dua kali lipat dari edisi 2025. Kenaikan skor terbesar terjadi di indikator International Research Network dan Employment Outcomes yang masing-masing naik 100 persen, serta Employer Reputation yang naik sebesar 83 persen.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. menyebutkan berbagai faktor utama di balik konsistensi kenaikan capaian dalam pemeringkatan global ini.

“Jajaran pimpinan berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, inovasi dan hilirisasi penelitian, dan pengabdian berdampak. Komitmen ini diikuti dengan kesadaran dan kemampuan civitas academica dalam meningkatkan capaian kinerja untuk memenuhi standar mutu, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Nurmandi saat diwawancarai pada Kamis (18/6).

Ke depan, Nurmandi menargetkan UMY masuk dalam jajaran peringkat top 1.000 dunia.

“Harapannya, UMY masuk ke jajaran top 1000 universitas di dunia. Untuk itu, kami akan terus memperkuat kualitas akademik dan alumni yang relevan dengan kebutuhan pengguna. Kolaborasi dengan industri dan mitra global terus ditingkatkan” imbuhnya lagi.

Tantangan untuk menembus jajaran tersebut memang tidak mudah. Kepala Badan Perencanaan dan Reputasi Global UMY, Dr. Mega Hidayati, M.Ag. menyampaikan bahwa saat ini terdapat penurunan jumlah universitas di Indonesia yang meraih pemeringkatan QS WUR. Jika tahun lalu terdapat 26 universitas dari Indonesia yang menembus QS WUR, kini hanya tersisa 20 institusi yang meraih peringkat.

“Pada edisi QS WUR 2027, dari total 8.808 institusi dari 106 negara yang dievaluasi, hanya 1.504 atau sekitar 17 persen saja yang berhasil masuk dalam pemeringkatan resmi. Hal ini membuktikan UMY berdaya saing global secara konsisten,” tegas Mega.

Berdasarkan metodologi QS WUR, sebuah institusi memang harus memenuhi tiga syarat utama untuk dapat berpartisipasi dalam pemeringkatan dunia. Pertama, berada di jajaran 20 persen teratas dunia berdasarkan Academic Reputation. Kedua, memiliki minimal 100 artikel terindeks Scopus dalam lima tahun terakhir. Terakhir, institusi tersebut wajib sudah terdaftar dan bertahan dalam pemeringkatan regional QS.

Merespons ketatnya persaingan tersebut, Wakil Rektor Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Prof. Ir. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D. menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh unit. “Komitmen terhadap mutu ini didukung dengan sinergi antarunit dan integrasi sistem sehingga Universitas dapat memenuhi standar internasional di tengah kompetisi global yang sangat ketat.”

Ia juga menambahkan bahwa tren kenaikan ini berdampak nyata terhadap reputasi dan visibilitas UMY. Sejalan dengan capaian tersebut, UMY kini membidik peningkatan kuantitas dan kualitas kemitraan internasional di berbagai benua lainnya.

“UMY secara konsisten meraih reputasi dunia. Ini membuktikan bahwa PTMA mampu bersaing di tingkat global dengan mengimplementasikan nilai-nilai Islam,” pungkas Slamet.

Link QS WUR 2027 Indonesia : https://www.topuniversities.com/world-university-rankings?region=Asia&countries=id

Catatan Penting : Edisi QS WUR 2027 merupakan hasil evaluasi pemeringkatan yang dirilis oleh Quacquarelli Symonds pada tahun 2026, yang berfungsi sebagai panduan global bagi calon mahasiswa untuk tahun akademik mendatang.(lsi)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

Cybercrime Meningkat, UMY Buka Program Doktor Hukum dan Teknologi untuk Jawab Tantangan Era Digital
Mahasiswa UMY Gelar Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta, Insiden Kehadiran Anggota Intelijen Diselesaikan Secara Dialogis
UMY Tingkatkan Profesionalisme Satpam Melalui Kepelatihan Bersama Polres Bantul
Semarak Bhayangkara ke-80, Peserta Lomba Mural Lahat Dapat Undangan Khusus dari Satlantas
Ponpes Miftahul Anwar Dampasan Pelajari Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di UMY
Ekonom UMY: Tata Kelola Fiskal Jadi Kunci Hadapi Dampak Efisiensi Anggaran
UMY Sabet Gold Medal dan Best Innovation Award di SPARK 2026
Alumni KPI UMY Raih Kalpataru 2026, Ubah Sampah Jadi Gerakan Kemanusiaan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:43 WIB

Satu-satunya Universitas Islam di QS WUR 2027, UMY Kukuhkan Diri sebagai Kampus Islam Terbaik Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:57 WIB

Cybercrime Meningkat, UMY Buka Program Doktor Hukum dan Teknologi untuk Jawab Tantangan Era Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:15 WIB

Mahasiswa UMY Gelar Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta, Insiden Kehadiran Anggota Intelijen Diselesaikan Secara Dialogis

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:04 WIB

UMY Tingkatkan Profesionalisme Satpam Melalui Kepelatihan Bersama Polres Bantul

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:21 WIB

Semarak Bhayangkara ke-80, Peserta Lomba Mural Lahat Dapat Undangan Khusus dari Satlantas

Berita Terbaru

Jakarta

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:58 WIB