Komitmen itu dituangkan melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi PHK. Satgas ini diharapkan menjadi instrumen cepat pemerintah dalam merespons potensi gelombang PHK, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar pekerja tidak terjebak dalam ketidakpastian berkepanjangan.
“Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh. Yang diancam PHK, kita akan membela dan melindungi,” ujar Presiden di hadapan ribuan pekerja. Pernyataan tersebut mencerminkan arah kebijakan yang menempatkan perlindungan tenaga kerja sebagai bagian integral dari agenda pembangunan.
Lebih jauh, Presiden menegaskan peran negara tidak berhenti pada regulasi. Dalam kondisi tertentu, ketika dunia usaha tak lagi mampu bertahan, pemerintah membuka kemungkinan intervensi lebih jauh. “Kalau ada pengusaha yang menyerah, negara kita kuat. Negara akan hadir membela rakyat,” katanya.
Momentum Hari Buruh tahun ini sekaligus menjadi penanda bahwa kehadiran negara tidak hanya dirasakan saat ekonomi tumbuh, tetapi juga ketika tekanan menghimpit kelompok rentan. Satgas Mitigasi PHK, dalam kerangka itu, diharapkan menjadi simbol sekaligus mekanisme konkret perlindungan pekerja.
Di sisi lain, pemerintah juga mempertebal bantalan sosial. Sepanjang 2026, alokasi perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah mencapai Rp500 triliun. Angka ini menunjukkan skala intervensi fiskal yang besar untuk menjaga daya beli sekaligus mengurangi dampak gejolak ekonomi terhadap rumah tangga pekerja.
Presiden pun mengingatkan jajarannya agar setiap kebijakan berpijak pada kepentingan rakyat kecil. Instruksi itu menegaskan bahwa arah pembangunan tidak semata mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan pemerataan manfaat.
Di tengah ketidakpastian global dan perubahan struktur industri, janji negara untuk hadir menjadi harapan. Namun, efektivitasnya akan ditentukan oleh sejauh mana kebijakan tersebut diterjemahkan dalam langkah nyata yang mampu menjaga pekerjaan tetap tersedia — dan martabat pekerja tetap terjaga. (ihd)














