Ribuan Leluhur Jadi Mata Rantai Kehidupan Manusia, LSSAK Ajak Hargai Warisan Generasi

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Banten — Ketua Lembaga Studi Strategi Analisis dan Krisis (LSSAK), mengingatkan pentingnya menghargai warisan leluhur sebagai bagian dari perjalanan panjang kehidupan manusia yang terbentuk dari generasi ke generasi.

Menurutnya, setiap manusia yang lahir ke dunia merupakan hasil dari rangkaian panjang kehidupan para pendahulu. Secara genealogis, seseorang membutuhkan dua orang tua, empat kakek-nenek, delapan buyut dan jumlah leluhur yang terus berlipat ganda pada setiap generasi sebelumnya.

“Dalam 12 generasi terakhir yang mencakup sekitar 400 tahun, secara teori seseorang memiliki ribuan leluhur yang menjadi mata rantai hingga dirinya dapat hadir di dunia saat ini,” ujarnya Kamis, (4/6/2026).

Ia menjelaskan, jika ditelusuri hingga generasi ke-11, jumlah leluhur tersebut mencapai sekitar 4.094 orang. Mereka adalah individu-individu yang pernah menjalani kehidupan, membuat pilihan, menghadapi tantangan, serta melakukan berbagai pengorbanan yang pada akhirnya berkontribusi terhadap keberadaan generasi saat ini.

Karena itu, masyarakat diajak untuk memaknai keberadaan dirinya sebagai sesuatu yang berharga dan unik. Setiap individu merupakan hasil dari perjalanan panjang sejarah keluarga yang terbentuk selama ratusan tahun.

“Kesadaran akan panjangnya mata rantai kehidupan ini hendaknya menjadi pengingat bahwa keberadaan kita adalah anugerah yang dibentuk oleh generasi demi generasi. Warisan tersebut perlu dihormati dengan menjalani hidup yang penuh tujuan, tanggung jawab dan rasa syukur,” katanya.

Ia berharap pemahaman mengenai pentingnya menghargai leluhur dapat mendorong masyarakat untuk lebih menghormati nilai-nilai keluarga, menjaga persatuan, serta meneruskan warisan positif kepada generasi berikutnya.

(Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Andra Soni Bidik Ekosistem Olahraga yang Kuat dan Berkelanjutan Pascapopda XII
Menyongsong Usia ke-145, Kecamatan Balaraja Gelar Istighosah dan Refleksi Bersama
Kepala MTsN 1 Kabupaten Serang Bantah Pungutan Perpisahan Inisiatif Sekolah
Polda Banten Gelar Anjangsana ke Purnawirawan sebagai Wujud Penghormatan
Banten Pertahankan Opini WTP Kesepuluh Kalinya, Andra Soni Apresiasi Kolaborasi DPRD
Tahun Baru Islam 1448 H, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan bagi Masyarakat
Sambut 1 Muharram 1448 H, Kecamatan Balaraja Ajak Hijrah Menuju Kebaikan
Gubernur Banten Andra Soni Soroti Meningkatnya Perhatian Pemerintah pada Pertanian

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:33 WIB

Menyongsong Usia ke-145, Kecamatan Balaraja Gelar Istighosah dan Refleksi Bersama

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kepala MTsN 1 Kabupaten Serang Bantah Pungutan Perpisahan Inisiatif Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:55 WIB

Polda Banten Gelar Anjangsana ke Purnawirawan sebagai Wujud Penghormatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:41 WIB

Banten Pertahankan Opini WTP Kesepuluh Kalinya, Andra Soni Apresiasi Kolaborasi DPRD

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:15 WIB

Tahun Baru Islam 1448 H, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan bagi Masyarakat

Berita Terbaru