Prabowo Jadi Pembicara Ketiga setelah Donald Trump di Sidang Umum PBB

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo tiba di New York pada Sabtu (20/9/2025) sore melalui Bandara Internasional Jhon F Kennedy. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Prabowo tiba di New York pada Sabtu (20/9/2025) sore melalui Bandara Internasional Jhon F Kennedy. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

JENDELANUSANTARA.COM, New York — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Selasa (23/9/2025) pukul 09.00 waktu setempat atau 20.00 WIB.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Minggu (21/9), menyebut Presiden Prabowo akan menjadi pembicara ketiga setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Selain tampil di forum tertinggi PBB, Indonesia juga akan menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif,” ujar Teddy.

Prabowo tiba di New York pada Sabtu (20/9) sore melalui Bandara Internasional Jhon F Kennedy. Selain berpidato di forum PBB, Kepala Negara dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Lawatan ini mempertegas komitmen Indonesia untuk aktif menjaga perdamaian, memperkuat kerja sama internasional, serta memperjuangkan kepentingan nasional di kancah global.

Presiden turut didampingi sejumlah pejabat, antara lain Dubes RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo, Menlu Sugiono, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menkumham Natalius Pigai, CIO BPI Danantara Pandu Sjahrir, Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, serta Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie. (ihd)

Berita Terkait

IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji
Gempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Terdampak
Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China Diyakini Siap Diterapkan di Bantargebang
Wali Kota Bekasi: Proyek PSEL Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Lokal
Harga Bensin di Banyak Negara Melambung, Trump Perintahkan Investigasi Perusahaan Minyak
ISTAF Fokus Usut Lima Pemain dan Ofisial Thailand, Tujuh Atlet Diberi Kesempatan Kedua
Amerika Serikat Minta Israel Hormati Proses Perdamaian di Timur Tengah
AS dan Iran Siap Tandatangani Kesepahaman di Swiss, Diplomasi Damai Masuki Babak Baru

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:25 WIB

IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji

Senin, 29 Juni 2026 - 11:05 WIB

Gempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Terdampak

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:28 WIB

Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China Diyakini Siap Diterapkan di Bantargebang

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wali Kota Bekasi: Proyek PSEL Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:58 WIB

Harga Bensin di Banyak Negara Melambung, Trump Perintahkan Investigasi Perusahaan Minyak

Berita Terbaru