Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Aksi di Depan Mako Brimob Memanas

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi solidaritas kepada Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas dilindas kendaraan rantis di Mako Brimob Kwitang dihalau dengan tembakan gas air mata. (Jennus)

Aksi solidaritas kepada Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas dilindas kendaraan rantis di Mako Brimob Kwitang dihalau dengan tembakan gas air mata. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Aksi demonstrasi di depan Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025), kembali memanas. Massa yang menuntut keadilan atas tewasnya pengemudi ojek daring, Affan Kurniawan (21), terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.

Ketegangan pecah sekitar pukul 14.50 WIB ketika massa menyalakan petasan dan melemparkan benda ke arah markas Brimob. Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Massa pun berhamburan hingga ke kawasan Tugu Tani dan Simpang Senen. Suasana sempat kembali ricuh dengan terdengar sejumlah letusan.

Sebelumnya, massa sempat membubarkan diri menjelang siang, namun kembali berkumpul di depan Mako Brimob pada pukul 13.40 WIB. Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menemui para pengunjuk rasa dan menyatakan pihaknya berkomitmen mengusut tuntas kasus yang menewaskan Affan setelah terlindas kendaraan taktis Brimob.

“Anggota yang terlibat saat ini sedang diperiksa di Mabes Polri. Ini juga sudah menjadi perintah langsung Presiden Prabowo Subianto. Prosesnya akan disampaikan secara transparan kepada publik,” kata Henik.

Hingga Jumat sore, situasi di sekitar Kwitang belum sepenuhnya kondusif. Aparat gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi bentrokan susulan.

Berita Terkait

Dinyatakan Terbukti Rugikan Negara Rp1,56 Triliun, Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara
Jelang Putusan Perkara Chromebook, PN Jakarta Pusat Perketat Pengamanan Sidang
Tiga Desa di Percut Sei Tuan Dikepung Busa Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai
Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata
KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub
KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim
DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:51 WIB

Dinyatakan Terbukti Rugikan Negara Rp1,56 Triliun, Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:53 WIB

Jelang Putusan Perkara Chromebook, PN Jakarta Pusat Perketat Pengamanan Sidang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:37 WIB

Tiga Desa di Percut Sei Tuan Dikepung Busa Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:59 WIB

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:05 WIB

Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata

Berita Terbaru