Polisi Bantu Bersihkan Reruntuhan Longsor di Talamau, 11 Rumah Warga Hancur

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Simpang Empat — Upaya pemulihan pascabencana di Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, terus dilakukan. Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat pada Minggu kembali menerjunkan personel untuk membantu warga membersihkan sisa reruntuhan rumah yang hancur akibat longsor di Pasanggiang, Jorong Perhimpunan, Nagari Talu.

“Kita mengerahkan sejumlah personel untuk membersihkan reruntuhan rumah korban sekaligus mencari kemungkinan adanya barang berharga yang masih dapat diselamatkan,” ujar Kepala Bagian Operasi Polres Pasaman Barat, Kompol Muzhendra, di Simpang Empat.

Ia menambahkan, kehadiran polisi sejak hari pertama bencana merupakan bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir dan longsor. Personel Polres, menurut dia, turut membantu evakuasi, pembersihan material longsor, hingga penyaluran bantuan sembako.

Saat ini, Polres bersama pemerintah daerah memfokuskan upaya pada percepatan distribusi logistik bagi warga terdampak. “Kerja sama dengan Pemkab Pasaman Barat dan unsur terkait sangat penting untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi,” kata Muzhendra.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat mencatat, longsor di Pasanggiang menyebabkan 11 rumah warga hancur. Rumah-rumah tersebut milik Yusnani (61), Mardalemi (41), Ambasri (46), Darwis (73), Zulfatli (34), Ahmad Reza (41), Eti (63), Ozi Saiful Ikhwan (30), Zainal Abidin (46), Rismaliar (47), dan Al Amin (28).

Sekretaris BPBD Pasaman Barat, Gustrizal, mengatakan seluruh penghuni rumah yang terdampak kini mengungsi ke tempat keluarga atau tetangga yang dinilai aman dari ancaman susulan. Ia mengimbau warga di sekitar lokasi kejadian untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama pada area yang berada dekat perbukitan.

“Kami meminta masyarakat menghindari lokasi rawan karena cuaca masih berpotensi memicu longsor susulan,” ujarnya. (ihd)

Upaya pembersihan dan penyaluran bantuan diperkirakan berlangsung beberapa hari ke depan, seiring dengan pendataan lanjutan kerusakan dan kebutuhan warga.

Berita Terkait

Gemuruh dari Bukit Pasir Kuning, Kampung yang Hilang dalam Semalam
Dua Polisi Gugur Saat Bertugas Masuk Lokasi Longsor di Bandung Barat
Banjir Jakarta Masih Rendam Sembilan RT di Jaktim dan Jakutll
Tim SAR Serahkan 25 Kantong Jenazah, Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dihentikan
Bandung Barat Darurat Bencana, 82 Korban Longsor Belum Ditemukan
Hujan Deras Rendam 45 RT dan 22 Ruas Jalan di Jakarta, Air Capai 90 Sentimeter
BPS Pastikan Pendataan Rehab-Rekon Aceh Tamiang Pascabencana Akurat
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Wilayah Maros, Bawa 11 Penumpang

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 14:09 WIB

Gemuruh dari Bukit Pasir Kuning, Kampung yang Hilang dalam Semalam

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:44 WIB

Dua Polisi Gugur Saat Bertugas Masuk Lokasi Longsor di Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:36 WIB

Banjir Jakarta Masih Rendam Sembilan RT di Jaktim dan Jakutll

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:13 WIB

Tim SAR Serahkan 25 Kantong Jenazah, Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dihentikan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:40 WIB

Bandung Barat Darurat Bencana, 82 Korban Longsor Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Petugas pada Kejaksaan Agung menggiring tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam kegiatan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya tahun 2022–2024 di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (KM)

HUKUM

Rekayasa HS Code Jadi Modus Penyimpangan Ekspor CPO

Selasa, 10 Feb 2026 - 23:44 WIB