Pj Gubernur Al Muktabar: Inflasi di Provinsi Banten Terkendali

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Serang, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan inflasi di Provinsi Banten terkendali, pasokan dan persediaan barang terjaga serta harga masih terjangkau oleh masyarakat. Hal itu menjadi tanda perekonomian masyarakat berjalan dengan baik.

Hal itu diungkap Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara daring di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (20/5/2024). Rapat dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tomsi Tohir.

“Secara umum, berdasarkan laporan kementerian dan lembaga terkait, beras ada kecenderungan turun. Termasuk juga di Provinsi Banten,” ungkap Al Muktabar.

“Beberapa komoditi yang masih perlu kita sikapi secara sungguh-sungguh seperti cabai dengan variannya, daging ayam ras, bawang merah, dan bawang putih. Telur sudah cukup baik,” tambahnya.

Dikatakan, untuk bawang merah pihaknya menguatkan hubungan antar daerah.

“Kabupaten Pandeglang yang termasuk tinggi, kita akan berkonsentrasi untuk mengambil langkah-langkah teknis. Begitu juga dengan Kota Serang dan Kota Cilegon,” jelas Al Muktabar.

“Memang perlu untuk kita konsentrasi mengendalikan inflasi mingguan, bulanan yang pada akhirnya nanti year on year (tahunan, red),” tambahnya.

Ditegaskan, pihak akan terus menggiatkan langkah-langkah seperti pasar murah, menanam dan lainnya. Sembilan langkah yang harus harus dilakukan pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi adalah: 1. Melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia; 2. Melaksanakan rapat teknis tim pengendalian inflasi daerah; 3. Menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting; 4. Melaksanakan Pencanangan gerakan menanam; 5. Melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait; 6. Melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang; 7. Berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan; 8. Merealisasikan Belanja Tak Terduga (BTT) untuk dukungan pengendalian inflasi; serta 9. Memberikan bantuan transportasi dari APBD.

“Untuk penggunaan BTT belum kita pergunakan karena dengan instrumen umum biasa kita masih melakukan langkah-langkah teknis,” jelas Al Muktabar.

Al Muktabar mengaku dirinya akan turun ke lapangan terkait perkembangan agenda tanam cabai di Kabupaten Serang, bawang merah di Kabupaten Pandeglang, serta sentra produksi lainnya. Termasuk mengecek ketersediaan barang di pasar-pasar tradisional.

Menurutnya, dengan kondisi cuaca yang mendukung, seharusnya produksi komoditas pangan yang berkontribusi pada inflasi tidak terganggu.

“Alam kita sangat mendukung. Nanti kita ke lapangan hambatan apa yang terjadi,” jelasnya.

“Secara umum masyarakat masih berjalan dengan baik. Tidak ada kekurangan komoditi dan harga masih terjangkau oleh masyarakat. Menandakan rantai ekonomi berjalan dengan baik,” pungkas Al Muktabar.

Sementara, dalam Rapat Pimpinan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti memberi arahan kepada OPD terkait untuk berkoordinasi dan bersinergi dengan OPD Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan pengendalian inflasi. Terutama dalam gerakan tanam, implementasi HPP gabah, pasokan beras, daging ayam, bawang putih, hingga bawang merah.

“Berpegang pada data ketika ke Kabupaten/Kota sehingga tepat sasaran,” ucapnya.

Dalam arahannya, Plt Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir arahkan para kepala daerah untuk tidak tergantung pada rantai distribusi dari wilayah lain. Bagi yang daerahnya cocok untuk menanam, cabai dan bawang merah agar melakukan gerakan tanam.

“Bagi Kepala Daerah yang melihat daerahnya cocok dan masih bisa gerakan menanam agar dilaksanakan,” ujarnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Asda III Banten Ajak Insan Pers dan Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah
Sport Tourism Jadi Strategi Banten, Andra Soni Optimistis Ekonomi Daerah Meningkat
Percasi Kabupaten Tangerang Miliki 28 Klub, Pembinaan Atlet Catur Kian Berkembang
Perkuat Infrastruktur Desa, Satbrimob Polda Banten Bangun Kembali Jembatan di Bayah
Imigrasi Serang Perkuat Pelayanan Publik dengan Program Paspor Hari Sabtu
Rektor UIN SMH Banten, Tidak Tolerir Pelaku Pelecehan dan Kekerasan Seksual
Wujud Kepedulian, Lapas Serang Bagikan Voucher Wartelsus Gratis kepada Warga Binaan
KPT Banten Lepas Kontingen PTWP ke Turnamen Tenis MA di Malang

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:10 WIB

Asda III Banten Ajak Insan Pers dan Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:08 WIB

Sport Tourism Jadi Strategi Banten, Andra Soni Optimistis Ekonomi Daerah Meningkat

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:01 WIB

Percasi Kabupaten Tangerang Miliki 28 Klub, Pembinaan Atlet Catur Kian Berkembang

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:00 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Satbrimob Polda Banten Bangun Kembali Jembatan di Bayah

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:53 WIB

Imigrasi Serang Perkuat Pelayanan Publik dengan Program Paspor Hari Sabtu

Berita Terbaru