Pengamat Usul BUMD Kelola Parkir Banyumas untuk Tekan Kebocoran PAD

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat politik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Ahmad Sabiq

Pengamat politik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Ahmad Sabiq

JENDELANUSANTARA.COM, Banyumas – Pengamat politik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Ahmad Sabiq, menilai bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) layak dipertimbangkan untuk diberi penugasan mengelola perparkiran di Kabupaten Banyumas.

Pernyataan ini merespons pernyataan Bupati Banyumas mengenai potensi retribusi parkir yang mencapai Rp23 miliar namun realisasinya hanya sekitar Rp2 miliar. Menurut Sabiq, hal tersebut mencerminkan persoalan serius dalam tata kelola pendapatan asli daerah (PAD).

“Selisih ini menunjukkan potensi kebocoran hingga 90 persen, yang menandakan lemahnya sistem pengawasan dan pendataan. Untuk mengatasinya, Pemerintah Kabupaten Banyumas perlu mengevaluasi skema pengelolaan parkir saat ini,” ujarnya kepada saluransatu.com, Jumat (25/4/2025).

Ia menyebutkan bahwa skema swakelola melalui Dinas Perhubungan masih bisa dipertahankan, asalkan disertai dengan sistem digital dan pengawasan ketat. Namun, penugasan kepada BUMD juga menjadi opsi strategis untuk mendorong efisiensi, akuntabilitas, serta pelayanan yang lebih profesional.

“BUMD dapat mengelola parkir dengan prinsip pelayanan publik yang berbasis kedisiplinan bisnis. Dengan digitalisasi, sistem parkir akan menjadi lebih transparan dan kebocoran dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Sabiq menekankan pentingnya pemerintah daerah segera menentukan arah kebijakan yang lebih modern dan tertib dalam pengelolaan parkir, agar potensi PAD ini benar-benar bisa memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

Sebelumnya, seperti dikutip dari indiebanyumas.com (21/4), Bupati Banyumas Sadewo menyambut baik target DPRD yang menargetkan pendapatan dari sektor parkir minimal Rp5 miliar. Ia menyebut angka tersebut realistis dan perlu segera diwujudkan melalui sistem yang tertib dan transparan.

“Petugas parkir kita ada lebih dari 1.500 orang. Jika dibuatkan sistem berbasis aplikasi dan masing-masing menyetor rata-rata Rp10.000 per hari, potensi harian bisa mencapai Rp15 juta. Kalikan 360 hari, hasilnya sangat besar,” ujar Bupati dalam agenda Panggung Aspirasi bertema ‘Mengurai Benang Kusut Parkir Banyumas’ di DPRD Banyumas. (Denis)

Berita Terkait

Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat
FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional
Bekasi Catat 83,10 Persen Pemuda Tak Merokok, Pemkot Dorong Lingkungan Sehat
Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, AMPHIBI Gelar Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur
Puluhan Pelajar Wonosobo Ikuti Pembinaan Paskibra, Siap Jadi Teladan Generasi Muda
Konferensi Sungai Trawas Tuai Sorotan, Sejumlah Pihak Persoalkan Aspek Prosedural
Jogja Halal Festival Angkat Potensi Industri Halal ke Pasar Global
Gubernur Herman Deru Dorong Penguatan SDM Digital dan Pembinaan Karakter untuk Hadapi Tantangan Masa Depan pada HUT ke-116 Kabupaten OKU

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:13 WIB

FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Bekasi Catat 83,10 Persen Pemuda Tak Merokok, Pemkot Dorong Lingkungan Sehat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, AMPHIBI Gelar Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:12 WIB

Puluhan Pelajar Wonosobo Ikuti Pembinaan Paskibra, Siap Jadi Teladan Generasi Muda

Berita Terbaru