Pengamanan Diperketat Jelang Natal dan Tahun Baru Demi Kenyamanan Publik

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat terus memperkuat langkah-langkah pengamanan di seluruh wilayah Indonesia. Peningkatan mobilitas warga, ramainya ruang-ruang publik, serta berbagai dinamika sosial menjadi perhatian penting agar seluruh rangkaian perayaan dapat berlangsung aman, tertib dan penuh suka cita.

Pantauan di berbagai daerah menunjukkan meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat keramaian, tempat ibadah, terminal, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata.

Menyikapi hal tersebut, aparat keamanan memperketat patroli, meningkatkan pengawasan dan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk meminimalkan potensi kerawanan, mulai dari tindakan kriminal hingga gangguan ketertiban umum. Semua upaya ini dilakukan demi memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sepanjang masa libur Nataru.

Melalui keterangannya, Sabtu (13/12), KH. Ahmad Nurul Huda Haem (Kiyai Enha), Wakil Sekretaris Lembaga Da’wah PBNU, menyampaikan pentingnya kewaspadaan kolektif selama perayaan akhir tahun.

Menurutnya, situasi di lapangan saat ini masih tertib dan terkendali. “Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, saling menghormati dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Stabilitas keamanan hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat berperan aktif menciptakan suasana yang rukun dan damai, dengan cara warga menjaga warganya,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan, agar masyarakat tetap berhati-hati terhadap berbagai potensi kejahatan maupun kondisi alam yang tak terduga. “Kita perlu waspada terhadap kemungkinan bencana alam. Pastikan rumah yang ditinggalkan untuk mudik atau berlibur dalam keadaan aman,” pesannya.

Lebih lanjut, Kiyai Enha menegaskan bahwa, kebersamaan dan keharmonisan antarsesama merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama libur akhir tahun. Situasi yang aman tidak semata bergantung pada aparat, tetapi juga pada kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang damai dan kondusif.

“Dengan menjaga ketertiban, saling menghormati, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan, diharapkan momentum Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berjalan dalam suasana aman, damai dan penuh kebersamaan. Seluruh elemen masyarakat diimbau terus bergandeng tangan untuk memastikan keamanan publik tetap terjaga selama masa libur ini,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Harmoni Imlek Nusantara 2026 Perkuat Toleransi dan Ekonomi Kreatif di Tengah Ramadan
AJP Award 2026: Rukmana Apresiasi Ruang Kritis dan Humanis dalam Liputan Kebencanaan
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Sidak Swalayan di Jakarta Timur, Pastikan Isu Sabun Berbahan Babi Tidak Terbukti
Polda Kalimantan Selatan Gagalkan Peredaran Narkotika Senilai Rp69 Miliar, 164 Ribu Jiwa Terselamatkan
Ketua Umum Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang Soroti Dominasi Korban Perempuan dalam Kasus TPPO
Menuju Wajib Halal Oktober 2026, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Penguatan UMKM Halal Butuh Kolaborasi, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Gandeng K/L, Pemda, dan Perbankan Syariah
Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Disiapkan, Pemerintah Bantah Pemangkasan Anggaran Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:09 WIB

Harmoni Imlek Nusantara 2026 Perkuat Toleransi dan Ekonomi Kreatif di Tengah Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:45 WIB

AJP Award 2026: Rukmana Apresiasi Ruang Kritis dan Humanis dalam Liputan Kebencanaan

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:50 WIB

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Sidak Swalayan di Jakarta Timur, Pastikan Isu Sabun Berbahan Babi Tidak Terbukti

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:06 WIB

Polda Kalimantan Selatan Gagalkan Peredaran Narkotika Senilai Rp69 Miliar, 164 Ribu Jiwa Terselamatkan

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:33 WIB

Ketua Umum Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang Soroti Dominasi Korban Perempuan dalam Kasus TPPO

Berita Terbaru