Pemprov Banten Antisipasi Kenaikan Harga Cabai, Bawang, dan Daging Pascaperayaan Lebaran

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nana Supiana mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Banten mendorong tumbuhnya sentra-sentra produksi komoditas pangan pemicu inflasi. Tujuannya, menjadikan pengendalian inflasi di Provinsi Banten lebih efektif

Hal itu diungkap Nana usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Irjen Tomsi Tohir secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (14/4/2025).

“Pemerintah Provinsi Banten terus memonitor untuk memastikan harga-harga yang stabil tinggi untuk kerja yang substansial,” ungkapnya.

Dikatakan, komoditas pangan yang naik secara signifikan ditangani secara substansial. Sehingga penanganan yang dilakukan berdampak secara pada Provinsi Banten.

Menurut Nana, menjaga psikologi pasar memang penting. Pemprov Banten melaksanakan operasi pasar untuk ketersediaan barang dan keterjangkauan harga barang. Melakukan komunikasi efektif menjadi untuk mencegah kepanikan pasar.

Dikatakan, pada April 2025, cabai rawit, bawang merah, dan daging sapi perlu dimonitor dan diwaspadai pergerakan harganya. Meskipun, pergerakan harga ketiga harga komoditas itu masih terpengaruh pada konsumsi Hari Raya Idul Fitri 2025 yang lalu. “Mungkin ini konsumsi lebaran, tolong dipantau kondisi di pasar,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, dari 23 komoditas pangan yang dipantau ada beberapa yang mengalami kenaikan. Di antaranya: beras premium, beras medium, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabe merah besar, tepung terigu, bandeng, hingga garam konsumsi. “Kenaikan tertinggi terjadi di Kabupaten Serang,” ucapnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, pada bulan Maret 2025, inflasi bulan ke bulan (month to month/ mtm) sebesar 2,02 persen. Inflasi tahun ke tahun (year on year, yoy) sebesar 0,28 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 0,70 persen.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Tinawati Andra Soni: Lomba Sekolah Sehat Harus Berdampak pada Kebiasaan Siswa
IKA UNPAD Banten Jalin Silaturahmi dengan Kajati, Siap Berkontribusi untuk Banten
Polda Banten Panen Raya Jagung di Cimarga, 10 Hektare Hasilkan Sekitar 20 Ton
Andra Soni Lepas Peserta Muktamar NU, Harap Semangat Ulama Banten Terus Menguatkan Kebangsaan
Tinawati Andra Soni Dorong Sekolah Jadi Ruang Sehat, Aman, dan Nyaman
RSUD Banten Serap Aspirasi Masyarakat untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
Banten Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pelayanan Pertanahan Cepat dan Transparan
Dimyati Natakusumah Ajak Pegiat Catur Perkuat Persaudaraan dan Sportivitas

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Tinawati Andra Soni: Lomba Sekolah Sehat Harus Berdampak pada Kebiasaan Siswa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:34 WIB

IKA UNPAD Banten Jalin Silaturahmi dengan Kajati, Siap Berkontribusi untuk Banten

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Polda Banten Panen Raya Jagung di Cimarga, 10 Hektare Hasilkan Sekitar 20 Ton

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Andra Soni Lepas Peserta Muktamar NU, Harap Semangat Ulama Banten Terus Menguatkan Kebangsaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Tinawati Andra Soni Dorong Sekolah Jadi Ruang Sehat, Aman, dan Nyaman

Berita Terbaru