Pemkot Bekasi Tindaklanjuti Munculnya Busa di Kali Bekasi

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi – Fenomena munculnya busa di aliran Kali Bekasi kembali terjadi dan menjadi perhatian masyarakat. Kondisi ini kerap berulang, terutama pasca hujan serta pada periode libur panjang, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas lingkungan perairan di wilayah Kota Bekasi.

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bergerak cepat dengan melaksanakan kegiatan susur sungai guna menelusuri potensi sumber pencemar. Dalam kegiatan ini, DLH Kota Bekasi berkolaborasi dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), yang selama ini aktif dalam pemantauan dan advokasi pelestarian sungai di wilayah Bekasi dan sekitarnya (29/12).

Kegiatan susur sungai dilakukan untuk memantau kondisi fisik air, mengidentifikasi titik-titik yang diduga menjadi sumber pencemaran, serta mengumpulkan data lapangan sebagai bahan tindak lanjut penanganan lingkungan. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat pengawasan lingkungan, khususnya pada aliran sungai lintas wilayah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih menegaskan pihaknya berkomitmen melakukan penelusuran secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Fenomena busa di Kali Bekasi ini tidak bisa dianggap sepele. Kami melakukan susur sungai untuk memastikan kondisi lapangan secara langsung, mengidentifikasi kemungkinan sumber pencemar, serta mengambil langkah cepat dan terukur sesuai kewenangan yang ada,” ujar Kepala DLH Kota Bekasi.

Sementara itu, Ketua KP2C Puarman yang turut hadir di lapangan menyampaikan bahwa dari hasil pantauan sementara, belum ditemukan sumber pencemar di aliran Kali Cileungsi.
“Berdasarkan hasil susur sungai hari ini, kami belum menemukan sumber pencemar di Kali Cileungsi. Namun penelusuran akan terus dilakukan, termasuk dengan menggali informasi dari warga sekitar,” ujar Puarman di lokasi kegiatan.

DLH Kota Bekasi selanjutnya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengawasan kualitas air sungai lintas wilayah. Setiap indikasi pencemaran akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala DLH Kota Bekasi juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha agar berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuang limbah ke badan air serta mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan. Sungai adalah sumber kehidupan yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Menjaga kualitas air sungai merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku industri, serta masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan regulasi, pemantauan dan penegakan hukum, serta partisipasi aktif masyarakat dengan tidak membuang sampah dan limbah ke sungai serta mengelola limbah rumah tangga secara benar. Dengan sinergi tersebut, diharapkan sungai tetap bersih dan lestari bagi generasi mendatang, sekaligus meminimalisir terulangnya fenomena serupa dan meningkatkan kualitas lingkungan perairan di Kota Bekasi.(Ls)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Perubahan Penlok PTSL Jadi 14 Kelurahan, GPN 08 Desak Penjelasan BPN Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Tuntaskan Pengalihan Aset dan Wilayah Layanan Air Minum ke Tirta Patriot
Peletakan Batu Pertama Gereja St. Ignatius Jadi Simbol Komitmen Wali Kota Jaga Kerukunan
Tri Adhianto Turun Langsung Pantau MPLS, Dorong Sekolah Ciptakan Lingkungan Aman dan Menyenangkan
Polres Metro Bekasi Kota dan Pemkot Bekasi Gelar Doa Bersama untuk Indonesia di HUT Bhayangkara ke-80
Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum Nasional APEKSI, Bahas Inovasi dan Tata Kelola Pemerintahan Kota
PSEL Bantargebang Diproyeksikan Jadi Pusat Energi, Edukasi, dan Teknologi Lingkungan
Transformasi Mizuda Perkuat Langkah Bekasi Bangun Kawasan Ekonomi Sirkular di Bantargebang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perubahan Penlok PTSL Jadi 14 Kelurahan, GPN 08 Desak Penjelasan BPN Kota Bekasi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:14 WIB

Pemkot Bekasi Tuntaskan Pengalihan Aset dan Wilayah Layanan Air Minum ke Tirta Patriot

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:35 WIB

Peletakan Batu Pertama Gereja St. Ignatius Jadi Simbol Komitmen Wali Kota Jaga Kerukunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:00 WIB

Tri Adhianto Turun Langsung Pantau MPLS, Dorong Sekolah Ciptakan Lingkungan Aman dan Menyenangkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:31 WIB

Polres Metro Bekasi Kota dan Pemkot Bekasi Gelar Doa Bersama untuk Indonesia di HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru