Pemerintah Kota Bekasi Perkuat Dukungan bagi Masyarakat dengan Kondisi Khusus

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan kunjungan ke Yayasan Galuh di Kecamatan Rawalumbu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan penuh pemerintah terhadap masyarakat dengan kondisi khusus, termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Dalam kunjungan tersebut, Tri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan terus hadir dan berdiri untuk seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

“Pemerintah harus memastikan kehadirannya di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun. Tidak boleh ada satu pun warga yang merasa ditinggalkan,” ujar Tri.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Galuh yang selama ini konsisten menjadi rumah bagi para ODGJ..

Yayasan yang telah membina sekitar 450 pasien ini dibantu oleh tenaga-tenaga ahli yang bekerja penuh kesabaran. Hasilnya, sejumlah warga binaan bahkan telah dinyatakan pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.

Salah satu di antaranya adalah Abdurrahman Hidayat, pasien yang telah melalui proses pemulihan selama lima tahun. Di hadapan Wali Kota Bekasi, Abdurrahman menceritakan perjalanannya hingga pulih dan menyampaikan harapannya agar seluruh warga binaan dapat sembuh total. Ia juga menginginkan agar stigma negatif di masyarakat terhadap ODGJ dapat dihapuskan.

“Harapan saya, masyarakat bisa memahami bahwa ODGJ bukanlah vonis seumur hidup. Mereka bisa sembuh dan kembali ke masyarakat. Ini menjadi tugas penting pemerintah untuk menanamkan mindset tersebut,” ujar Abdurrahman.

Menanggapi hal itu, Tri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakatnya, termasuk dalam upaya pemulihan ODGJ. Ia menyebut, perubahan pola pikir masyarakat terhadap isu kesehatan mental harus dimulai sedikit demi sedikit, melalui edukasi dan kehadiran negara di tengah mereka.

“Sedikit demi sedikit kita harus ubah cara pandang masyarakat. Pemerintah akan terus hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan tidak ada yang tertinggal,” tegasnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, Tri juga sempat mengajak salah satu warga binaan bernyanyi bersama membawakan lagu favoritnya. Ia kemudian meninjau langsung fasilitas serta sejumlah ruangan tempat warga binaan menjalani perawatan.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memberikan perhatian dan perlakuan yang setara kepada seluruh warganya, termasuk mereka yang membutuhkan pendampingan khusus. Melalui kolaborasi dengan yayasan seperti Galuh, pemerintah optimistis bahwa lebih banyak warga dengan gangguan jiwa dapat pulih dan kembali aktif di masyarakat.(Nad)

Sumber: Diskominfostandi

Berita Terkait

Stop Kekacauan Bantargebang, DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama Pemprov DKI
Pawai Ogoh-Ogoh Detya Kala Baka Meriahkan Tawur Agung Kesanga di Kota Bekasi
Perayaan Nyepi 1948 Saka di Bekasi Berlangsung Khidmat dan Penuh Toleransi
DPRD Kota Bekasi Dalami RKPD 2027, Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketepatan Program
DPRD Kota Bekasi Dorong Penyesuaian Aturan Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Dorong Pengawasan Orang Tua dalam Penggunaan Media Sosial Anak
DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Total TPST Bantargebang Usai Tragedi Longsor Sampah
DPRD Kota Bekasi Dorong RID Turun hingga Kelurahan Atasi Banjir Lokal

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:19 WIB

Stop Kekacauan Bantargebang, DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama Pemprov DKI

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:30 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Detya Kala Baka Meriahkan Tawur Agung Kesanga di Kota Bekasi

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:20 WIB

Perayaan Nyepi 1948 Saka di Bekasi Berlangsung Khidmat dan Penuh Toleransi

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:35 WIB

DPRD Kota Bekasi Dalami RKPD 2027, Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketepatan Program

Senin, 16 Maret 2026 - 19:18 WIB

DPRD Kota Bekasi Dorong Penyesuaian Aturan Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru