Pascabencana Tapanuli Tengah, Kasatgas Tito Serukan Sinergi dan Gotong Royong Stakeholder

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Tapanuli Tengah – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera meminta seluruh stakeholder di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), bersatu memprioritaskan percepatan penanganan pascabencana. Tito mengatakan, Tapteng merupakan daerah dengan dampak bencana paling berat di Sumut sehingga perlu dukungan banyak pihak.

Tito meminta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), baik kepala daerah, DPRD, bahkan tokoh masyarakat mengesampingkan kepentingan politik maupun persoalan administratif yang dapat menghambat penanganan bencana. Ia menekankan seluruh pihak perlu bersatu mempercepat pemulihan, termasuk dengan memanfaatkan tambahan anggaran pemerintah untuk penanganan bencana.

“Ini masalah kemanusiaan. Kita berdosa kalau seandainya rakyat enggak ditolong, sementara kita memiliki kemampuan membantu mereka,” jelasnya kepada awak media di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Kabupaten Tapteng, Sumut, Kamis (10/9/2026). Keterangan itu disampaikannya setelah meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Tapteng.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah memberikan tambahan anggaran sekitar Rp213 miliar pada April 2026 dan Rp14 miliar pada Agustus 2026 kepada Kabupaten Tapteng. Tito menegaskan anggaran tersebut harus diprioritaskan untuk kebutuhan penanganan pascabencana.

“Nah, itu pasti akan saya awasi uangnya dipakai buat apa? Prioritas untuk bencana. Surat Edaran sudah saya buat untuk petunjuk,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Tito mengecek berbagai progres rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) di Kabupaten Tapteng, mulai dari pembangunan Sabo Dam, hunian tetap (huntap), hingga pemulihan fasilitas pendidikan. Kehadirannya untuk memastikan berbagai program berjalan sesuai rencana, termasuk yang disusun oleh kementerian/lembaga.

Tito menjelaskan, Presiden telah menyetujui anggaran rehab-rekon pascabencana Sumatera selama tiga tahun sebesar Rp100,1 triliun. Saat ini anggaran tersebut telah diberikan kepada kementerian/lembaga terkait. Sebagai Ketua Satgas PRR, Tito memastikan pengawasan terhadap berbagai program rehab-rekon, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Nah, sekarang waktunya, masanya untuk turun ke lapangan untuk mengecek,” tegasnya.(lsi)

Sumber : Satgas PRR

Berita Terkait

MTQ Digelar Berjenjang Sejak 1968, Menag Dorong Standardisasi Dewan Hakim
MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuk Tahap Seleksi, Peserta Tunggu Pengumuman
Pelindungan Ketenagakerjaan Diperkuat, Kemendagri Dorong Sinergi Pusat dan Daerah
Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Bima Dorong Sinergi Kepala Daerah
Wamendagri Ribka Haluk Motivasi Anak Papua Jadi Agen Perubahan
Isu Pendefinisian Ulang OAP Beredar, Kemendagri Tegaskan Tidak Benar
Kasatgas PRR: Pemulihan SMP Negeri 1 Tukka melalui Swakelola Patut Diapresiasi
Kasatgas PRR Minta Pembangunan Huntap Tapanuli Tengah Dikebut

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:49 WIB

MTQ Digelar Berjenjang Sejak 1968, Menag Dorong Standardisasi Dewan Hakim

Sabtu, 12 September 2026 - 09:37 WIB

MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuk Tahap Seleksi, Peserta Tunggu Pengumuman

Jumat, 11 September 2026 - 22:57 WIB

Pelindungan Ketenagakerjaan Diperkuat, Kemendagri Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 22:52 WIB

Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Bima Dorong Sinergi Kepala Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 22:47 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Motivasi Anak Papua Jadi Agen Perubahan

Berita Terbaru