Pajak dan Bea Cukai Dorong Pendapatan Negara Naik Rp200 Triliun Sebulan

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pemerintah mencatat lonjakan pendapatan negara sebesar Rp200 triliun hanya dalam waktu satu bulan, yakni sepanjang Maret 2025. Kenaikan ini didorong oleh pulihnya penerimaan pajak serta kontribusi positif dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan kepabeanan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pendapatan negara hingga Februari 2025 tercatat sebesar Rp316,9 triliun. Per akhir Maret, nilainya melonjak menjadi Rp516,1 triliun. “Pendapatan negara bertambah Rp200 triliun pada Maret 2025, menunjukkan terjadinya pemulihan,” ujar Sri Mulyani dalam paparan APBN KiTa Edisi April 2025 di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Kinerja penerimaan pajak menjadi salah satu indikator pemulihan ekonomi. Pada Februari, penerimaan pajak tercatat Rp187,8 triliun, sementara pada Maret naik signifikan menjadi Rp322,6 triliun. Secara bruto, penerimaan pajak tercatat Rp467 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu menambahkan bahwa penerimaan pajak bruto tumbuh 7,6 persen secara tahunan (year-on-year), sedangkan pertumbuhan neto sebesar 3,5 persen. “Rebound ini menggambarkan mulai pulihnya basis penerimaan perpajakan nasional,” ujar Anggito.

Pertumbuhan terutama ditopang oleh Pajak Penghasilan (PPh) 21 yang tumbuh 3,3 persen, seiring meningkatnya pendapatan pegawai dan berkurangnya kompensasi kelebihan bayar dari tahun sebelumnya. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri juga mencatatkan pertumbuhan 0,83 persen, dengan rata-rata penerimaan periode Desember 2024 hingga Maret 2025 sebesar Rp60,9 triliun.

Sri Mulyani menambahkan, perbaikan administrasi perpajakan dan implementasi sistem Coretax turut berkontribusi dalam menguatkan kinerja penerimaan.

Selain pajak, pendapatan negara juga bersumber dari kepabeanan dan cukai yang hingga Maret mencapai Rp77,5 triliun, serta PNBP sebesar Rp115,9 triliun. Kinerja positif dari berbagai pos penerimaan tersebut memperkuat fondasi fiskal menjelang pertengahan tahun. (rih)

Berita Terkait

Sebanyak 10.359 Peserta Ramaikan TEP 2026, Program Transmigrasi Makin Dilirik Anak Muda
Ritual Patah Panah Jadi Simbol Berakhirnya Konflik Antarsuku di Jayawijaya
Wagub Sumsel Kenalkan Proyek New Port Tanjung Carat kepada Investor Tiongkok
Potensi Laut Jadi Andalan, Tri Tito Minta PKK Aktif Edukasi Pangan Aman
Tri Tito Karnavian Sebut Kesehatan Jadi Investasi Penting Generasi Muda
Menteri Ekraf Dorong Pewarta Foto Indonesia Lebarkan Sayap hingga Luar Negeri
Dekranas Tingkatkan Kompetensi Pelaku UMKM Alor lewat Bimtek Wastra
Wamendagri Bima: SAPA UMKM Mampu Tingkatkan Daya Saing Pelaku Usaha

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

Sebanyak 10.359 Peserta Ramaikan TEP 2026, Program Transmigrasi Makin Dilirik Anak Muda

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:10 WIB

Ritual Patah Panah Jadi Simbol Berakhirnya Konflik Antarsuku di Jayawijaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:06 WIB

Wagub Sumsel Kenalkan Proyek New Port Tanjung Carat kepada Investor Tiongkok

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:45 WIB

Potensi Laut Jadi Andalan, Tri Tito Minta PKK Aktif Edukasi Pangan Aman

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:05 WIB

Tri Tito Karnavian Sebut Kesehatan Jadi Investasi Penting Generasi Muda

Berita Terbaru