Menguatkan Politik Berkeadaban: Konsolidasi LHKP Muhammadiyah DIY untuk Advokasi Kebijakan 2025–2026

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) menggelar Konsolidasi Hikmah-Siyasah bertajuk Kebijakan Publik Berkeadaban dan Berkelanjutan di Aula DPD RI DIY, Minggu (19/10/2025).
‎
‎Kegiatan ini menjadi wadah refleksi politik etis dan advokasi kebijakan publik yang lebih adil.
‎
‎Ketua PWM DIY Dr. Muh Ikhwan Ahada menegaskan, Muhammadiyah melihat demokrasi bukan sekadar sistem politik, melainkan wujud nilai-nilai tauhid, keadilan, dan keadaban publik.
‎
‎“Demokrasi harus dijalankan dengan nurani, bukan hanya dengan logika kekuasaan,” katanya.
‎
‎Menurut Ikhwan, LHKP Muhammadiyah memiliki tanggung jawab strategis memperkuat hikmah-siyasah agar kebijakan publik berjalan beretika dan berkelanjutan.
‎
‎“Kita ingin membangun Green Democracy, demokrasi yang peduli keberlanjutan, menolak pragmatisme, dan berorientasi pada kemaslahatan rakyat,” ujarnya tegas.
‎
‎Ketua LHKP PP Muhammadiyah Dr. Phil Ridho Alhamdi yang hadir sebagai narasumber menilai konsolidasi ini penting untuk meneguhkan peran Muhammadiyah sebagai kekuatan moral.
‎
‎“Politik Muhammadiyah harus etis, berkeadaban, dan berkeberlanjutan. Dari Yogyakarta, kita suarakan politik yang mencerahkan,” ucapnya.
‎
‎Diskusi dua sesi yang diikuti perwakilan majelis, lembaga, dan ortom se-DIY itu menghasilkan rumusan agenda advokasi kebijakan publik Muhammadiyah DIY 2025–2026.
‎
‎“Ini bukan sekadar forum, tapi gerakan moral dari Yogyakarta untuk Indonesia,” tutup Ikhwan Ahada.

(waw)

Berita Terkait

Transportasi hingga Tata Kelola Digital, UMY Melesat Signifikan di Pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University 2026
Dari Peringkat 136 ke 75 Dunia, UMY Melesat Signifikan di UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026
Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan
Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY
Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan
Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Perlu Dirancang Bertahap dan Berkelanjutan
Stok BBM Aman, Antrean Mengular, Pakar UMY Soroti Sistem Distribusi Subsidi
Kebakaran Hebat Melanda Hamzah Batik Malioboro, Warga Sempat Khawatir Api Merembet ke Rumah

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:44 WIB

Transportasi hingga Tata Kelola Digital, UMY Melesat Signifikan di Pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University 2026

Selasa, 29 September 2026 - 09:36 WIB

Dari Peringkat 136 ke 75 Dunia, UMY Melesat Signifikan di UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026

Selasa, 29 September 2026 - 08:58 WIB

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 September 2026 - 08:48 WIB

Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan

Berita Terbaru

Kuliah umum UMY bersama Prof. Mahfud MD

Yogyakarta

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:58 WIB