Mendagri Paparkan Best Practice Pemerintah Indonesia dalam Mendukung Pengelolaan Air

Rabu, 22 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Badung, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memaparkan best practice (praktik baik) pemerintah Indonesia dalam mendukung pengelolaan air. Hal ini disampaikan Mendagri kepada awak media usai menjadi pembicara pada pertemuan 10th Local and Regional Government (LRG) World Water Forum (WWF) atau Forum Air Sedunia ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Rabu (22/5/2024).

“Mengambil pelajaran [dari] Indonesia, kita membagi tugas, di tingkat pemerintah pusat apa yang dikerjakan, misalnya membuat target-target nasional, regulasi tingkat nasional, undang-undang, kemudian juga keuangan, dukungan keuangan dari pusat, membangun misalnya bendungan-bendungan besar, seperti yang sudah dikerjakan dalam pemerintahan Bapak Jokowi melalui Menteri Pekerjaan Umum, banyak bendungan yang dibangun, irigasi, kemudian penanganan banjir,” katanya.

Dalam pertemuan LRG WWF ke-10 tersebut, Mendagri telah menyampaikan beberapa poin berkaitan dengan pengelolaan air yang berhubungan dengan masalah pendidikan, perencanaan, hingga pendanaan. Dia menegaskan, air menjadi bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM). Selain itu, masalah-masalah yang berkaitan dengan air seperti banjir dan kekeringan juga harus ditangani dengan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda).

“Intinya yang kami sampaikan bahwa dari pengalaman Indonesia dan pengalaman dari negara-negara lain, tentu kita perlu membuat semacam joint declaration dan guidance bagi pemerintah-pemerintah daerah, karena pemerintah-pemerintah daerah seluruh dunia itu di mana pun juga itu semua memberikan kontribusi untuk upaya global ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan, upaya-upaya strategis pengelolaan air perlu dilakukan Pemda dengan dukungan berbagai stakeholder, seperti akademisi, media, masyarakat sipil, hingga tokoh agama. Untuk mendukung hal tersebut, baik di tingkat negara maupun Pemda tak bisa bekerja sendiri, sehingga kerja sama dibutuhkan di era transnasional (cross boundaries transnational) seperti sekarang ini.

“Kita juga menyampaikan tadi terakhir membolehkan pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah negara lain untuk sharing best practices sepanjang itu sesuai dengan aturan undang-undang nasional yang berlaku,” ujarnya.

Mendagri menekankan, peran Pemda sangat penting dalam menangani masalah air, karena memberikan kontribusi untuk upaya orkestrasi yang besar di tingkat nasional dan internasional. Perlu ada koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, bahkan desa dalam memanfaatkan segala sumber daya dan kewenangan yang ada untuk memaksimalkan pengelolaan air.

“It is time for us to have more attention on water issue, on water related issue, dan dari Kemendagri pasti apa pun yang diambil kebijakan dari presiden atau presiden terpilih nanti kita akan tentu akan mendukung,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemulihan Pascagempa Manggarai Timur Dipercepat, Mendagri Tito Turun Langsung
Kapolda Banten Hadiri Pengukuhan Paskibraka dan Pasukan 45 Jelang HUT ke-81 RI
Mendagri Pastikan Pemulihan Layanan Dasar Jadi Prioritas Pascagempa NTT
Pascagempa NTT, Mendagri Tito Perkuat Koordinasi dan Percepatan Penanganan
Aceh Selatan Kejar Serapan TKD di Atas 50 Persen, Infrastruktur Dipercepat
Pemerintah Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara, Buka Jalan Pemulihan Ekonomi Nelayan
Kementerian Ekraf Dorong Budaya Keraton Nusantara Tembus Pasar Ekraf ASEAN
Festival Bazar Kemendagri 2026 Resmi Ditutup, UMKM dan Edukasi Masyarakat Jadi Fokus

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pemulihan Pascagempa Manggarai Timur Dipercepat, Mendagri Tito Turun Langsung

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kapolda Banten Hadiri Pengukuhan Paskibraka dan Pasukan 45 Jelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Mendagri Pastikan Pemulihan Layanan Dasar Jadi Prioritas Pascagempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Pascagempa NTT, Mendagri Tito Perkuat Koordinasi dan Percepatan Penanganan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Aceh Selatan Kejar Serapan TKD di Atas 50 Persen, Infrastruktur Dipercepat

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Dasar Dalam Memahami dan Mengimplementasikan UULLAJ

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:17 WIB