Kurban Iduladha 1447 H Tembus 2 Juta Ekor, Perputaran Ekonomi Capai Rp18,28 Triliun

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di satu masjid saja hewan kurban bisa mencapai 16 ekor sapi dan 13 kambing seperti di Masjid Al Fath, Ciganitri, Bandung. (Panitia Qurban)

Di satu masjid saja hewan kurban bisa mencapai 16 ekor sapi dan 13 kambing seperti di Masjid Al Fath, Ciganitri, Bandung. (Panitia Qurban)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pelaksanaan kurban Iduladha 1447 Hijriah mencatat angka yang mencerminkan tingginya partisipasi umat Islam di Indonesia. Data Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama menunjukkan sebanyak 2.032.753 ekor hewan kurban disembelih dan didistribusikan melalui masjid-masjid di berbagai daerah. Jumlah tersebut terdiri atas 676.866 ekor sapi dan 1.355.887 ekor kambing.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama Arsad Hidayat mengatakan, capaian tersebut tidak hanya menunjukkan kuatnya semangat beribadah masyarakat, tetapi juga menggambarkan besarnya kepedulian sosial yang menyertai pelaksanaan Iduladha.

Menurut Arsad, lebih dari dua juta hewan kurban yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi sarana pemerataan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap konsumsi protein hewani. Karena itu, kurban tidak semata dimaknai sebagai ibadah ritual, melainkan juga instrumen penguatan solidaritas sosial.

“Pelaksanaan kurban tahun ini menunjukkan partisipasi umat Islam yang sangat baik. Ini bukan hanya bentuk ketaatan dalam beribadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Arsad di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Selain dampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan. Berdasarkan estimasi harga hewan kurban yang digunakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yakni sekitar Rp21 juta per ekor sapi dan Rp3 juta per ekor kambing, nilai ekonomi kurban tahun ini diperkirakan mencapai Rp18,28 triliun.

Dari total tersebut, sapi kurban menyumbang nilai sekitar Rp14,21 triliun, sedangkan kambing kurban mencapai Rp4,07 triliun. Perputaran dana itu dinilai memberi manfaat bagi berbagai sektor, mulai dari peternak, pedagang hewan, hingga rantai distribusi daging kepada masyarakat penerima manfaat.

Kementerian Agama juga memperkirakan lebih dari 96 ribu ton daging dan karkas dihasilkan dari pelaksanaan kurban tahun ini. Perhitungan tersebut didasarkan pada rata-rata bobot sapi kurban 220–250 kilogram dan kambing 27–29 kilogram, dengan asumsi hasil karkas sekitar 50 persen untuk sapi dan 45 persen untuk kambing.

Besarnya distribusi daging kurban itu memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pelayanan sosial masyarakat. Tidak hanya menjadi tempat ibadah, masjid juga berperan dalam menjembatani distribusi bantuan pangan dan memperluas akses masyarakat terhadap sumber gizi hewani.

Menteri Agama Nasaruddin Umar, melalui pesan yang disampaikan Arsad, menegaskan bahwa Iduladha merupakan momentum berbagi yang harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Iduladha identik dengan bulan berbagi. Kita berharap melalui momentum ini semua orang dapat menikmati gizi hewani, baik melalui ibadah kurban maupun berbagai program bantuan sosial,” kata Nasaruddin.

Berdasarkan data nasional, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah hewan kurban terbanyak, yakni 455.007 ekor. Posisi berikutnya ditempati Jawa Tengah dengan 405.065 ekor dan Jawa Barat sebanyak 374.482 ekor. Di luar Pulau Jawa, jumlah kurban yang relatif tinggi tercatat di Sumatera Barat sebanyak 106.276 ekor, Lampung 105.913 ekor, dan Jambi 87.319 ekor.

Arsad menilai data tersebut menunjukkan bahwa tradisi berkurban tetap tumbuh dan terjaga di tengah masyarakat. Ia berharap manfaat kurban dapat semakin luas dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan pemerataan akses gizi di berbagai daerah.

“Semangat berkurban masyarakat Indonesia tetap terjaga. Kami berharap manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas dan semakin memperkuat nilai persaudaraan serta kepedulian sosial,” ujarnya. (ihd)

 

 

Berita Terkait

Menekraf Dorong Burger Lokal Mendunia Melalui Festival Burger Sedunia
Wamendagri Bima Arya: Desain Besar Penataan Daerah Arahkan Kebijakan Nasional
Menteri Ekraf: Penguatan Ekonomi Kreatif dari Daerah Perkokoh Pertumbuhan Nasional
Menteri Ekraf Dorong Penguatan Ekosistem Animasi Lewat Karya IP Lokal
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Inovasi Pengelolaan Maritim demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Maluku
Penilaian Pemda Berprestasi Dilakukan Secara Independen, Tegas Mendagri Tito
Kemendagri Dorong Kompetisi Positif melalui Penghargaan Pemda Berprestasi Jawa-Bali
Dukung Kedaulatan Digital Indonesia, Menekraf Luncurkan Aplikasi Keamanan Siber Inovasi Anak Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:12 WIB

Menekraf Dorong Burger Lokal Mendunia Melalui Festival Burger Sedunia

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:26 WIB

Wamendagri Bima Arya: Desain Besar Penataan Daerah Arahkan Kebijakan Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:36 WIB

Kurban Iduladha 1447 H Tembus 2 Juta Ekor, Perputaran Ekonomi Capai Rp18,28 Triliun

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Menteri Ekraf: Penguatan Ekonomi Kreatif dari Daerah Perkokoh Pertumbuhan Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:23 WIB

Menteri Ekraf Dorong Penguatan Ekosistem Animasi Lewat Karya IP Lokal

Berita Terbaru