KSAD Usul Prajurit TNI Diizinkan Ngojek Online Untuk Penuhi Kebutuhan Ekonomi

Senin, 22 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengusulkan agar prajurit TNI diizinkan berbisnis. Menurutnya, banyak anggota TNI yang membutuhkan pendapatan tambahan dengan menjadi pengemudi ojek daring (online).

Maruli menjelaskan, selama aktivitas tersebut tidak mengganggu tugas utama sebagai prajurit, seharusnya tidak dilarang. Kebutuhan ekonomi prajurit, termasuk biaya pendidikan anak, semakin meningkat.

“Yang penting, prajurit tetap hadir dan bertugas dengan baik. Dua atau tiga jam ngojek sudah cukup membantu,” ujar Maruli usai memimpin penerimaan perwira karir di Mabes TNI AD, Jakarta, Senin.

Meski demikian, Maruli menekankan bahwa anggota yang berbisnis tetap harus mengikuti apel pagi dan petang. Jika ada yang absen, maka akan langsung diketahui oleh atasannya.

“Ada apel pagi, silakan lihat. Satu orang saja hilang, pasti ketahuan. Tidak mungkin izin untuk ngojek,” katanya.

Saat ini, DPR RI dan pemerintah tengah membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang TNI. Mengenai usulan TNI boleh berbisnis, Maruli menyatakan perlu ada pembahasan lebih lanjut mengenai batasan-batasan dalam berbisnis.

Namun, jika undang-undang akhirnya melarang prajurit TNI berbisnis, Maruli memastikan TNI AD akan mematuhi aturan tersebut. Ia juga menegaskan, institusinya tidak akan mentolerir prajurit yang terlibat dalam bisnis ilegal.

“Kalau bisa diatur koridornya, kita kerjakan. Tapi jika undang-undangnya melarang, maka kita tidak akan berbisnis,” kata Maruli. (*)

Berita Terkait

All Stars Bersama Komunitas Gangster Dorong Kegiatan Positif untuk Generasi Muda
Pemprov Banten Siap Jalani Audit BPK, Gubernur Harapkan Hasil Terbaik
WFH ASN dan Efisiensi Anggaran, Strategi Pemerintah Hadapi Tekanan Geopolitik Global
Audiensi Kementerian Ekraf-Folago Bahas Peluang Monetisasi Kreator
PHM Resmikan Operasional Platform WPN-7 di WK Mahakam, Produksi Gas Capai 20 MMSCFD
Prof. Abdul Latif: Pendidikan dan Etika Jadi Fondasi Transformasi Profesi Advokat
WFH bagi ASN DKI Masih Cari Hari yang Efektif, Pastinya Bukan Rabu
Bawa Ekonomi Kreatif Indonesia ke Dunia, Menteri Ekraf: Irlandia Mitra yang Tepat

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:10 WIB

All Stars Bersama Komunitas Gangster Dorong Kegiatan Positif untuk Generasi Muda

Kamis, 2 April 2026 - 14:50 WIB

Pemprov Banten Siap Jalani Audit BPK, Gubernur Harapkan Hasil Terbaik

Rabu, 1 April 2026 - 15:26 WIB

WFH ASN dan Efisiensi Anggaran, Strategi Pemerintah Hadapi Tekanan Geopolitik Global

Rabu, 1 April 2026 - 12:08 WIB

Audiensi Kementerian Ekraf-Folago Bahas Peluang Monetisasi Kreator

Rabu, 1 April 2026 - 08:07 WIB

PHM Resmikan Operasional Platform WPN-7 di WK Mahakam, Produksi Gas Capai 20 MMSCFD

Berita Terbaru