JENDELANUSANTARA.COM, Banten – Ketua Pengadilan Tinggi Banten, H. Suwidya Abdullah, S.H, LLM, secara resmi melepas Kontingen Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Pengadilan Tinggi Banten yang akan mengikuti Turnamen Tenis Piala Ketua Mahkamah Agung (MA) ke-20 di Malang, Jawa Timur, pada 12–16 Juni 2026. Acara pelepasan berlangsung di halaman Pengadilan Tinggi Banten, Jumat (5/6/2026) pukul 07.30 WIB.
Dalam sambutannya, Suwidya Abdullah menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh anggota kontingen yang akan mewakili Banten pada ajang olahraga nasional warga peradilan tersebut.
“Salam sehat dan bahagia. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh kontingen PT Banten yang siap berangkat ke Malang. Semoga seluruh atlet, hakim tinggi, karyawan, dan staf yang tergabung dalam kontingen dapat bertanding dengan semangat serta optimisme untuk meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, keikutsertaan dalam turnamen tenis bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga peradilan dari seluruh Indonesia. Karena itu, ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga perilaku dan nama baik lembaga selama mengikuti kegiatan.
“Kita tidak hanya bertanding di lapangan tenis, tetapi juga membawa nama baik Pengadilan Tinggi Banten dan Mahkamah Agung. Saat bertemu rekan-rekan dari daerah lain, jagalah ucapan, perilaku, serta etika, termasuk dalam penggunaan media sosial,” tegasnya.
Suwidya juga mengaku bangga karena sebanyak 40 anggota kontingen Banten dapat berpartisipasi dalam turnamen tahun ini. Menurutnya, kemampuan untuk tetap aktif berolahraga di usia yang tidak lagi muda merupakan anugerah yang patut disyukuri.
Ia mengutip ungkapan Mens Sana in Corpore Sano yang berarti “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Menurutnya, olahraga menjadi sarana menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual sekaligus memperluas jaringan pertemanan serta profesionalitas di lingkungan peradilan.
“Kegiatan juga menjadi wadah membangun networking dan silaturahmi. Suatu saat rekan-rekan yang kita temui bisa menjadi atasan, kolega, atau bawahan kita. Karena itu, jagalah sikap dan akhlak selama mengikuti kegiatan,” tandasnya.
Ia turut berbagi pengalaman pribadinya terkait kondisi kesehatan yang tengah dihadapi. Ia mengaku pernah mengalami stroke, saraf terjepi dan penyakit diabetes pada usia 59 tahun. Pengalaman itu, menjadi pelajaran penting tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat dan manajemen pikiran.
“Saya menyampaikan ini agar menjadi pelajaran bagi kita semua. Jagalah kesehatan yang telah diberikan Tuhan, baik melalui pola hidup maupun pola pikir yang sehat. Jangan sampai apa yang saya alami terjadi pada Bapak dan Ibu sekalian,” ungkapnya.
Pada bagian akhir sambutan, Suwidya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Kontingen PTWP PT Banten, para donatur, serta seluruh pihak yang telah mendukung keberangkatan tim. Ia mengapresiasi semangat kebersamaan yang dibangun melalui iuran dan dukungan yang dikumpulkan selama beberapa tahun terakhir untuk mendukung kegiatan olahraga.
“Semoga seluruh anggota kontingen berangkat dalam keadaan sehat, bertanding dengan baik, dan kembali ke Banten dengan selamat. Jika membawa prestasi tentu menjadi kebanggaan bersama, meskipun yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan silaturahmi yang terjalin,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Banten menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan PTWP sebagai sarana pembinaan kesehatan, kebersamaan, dan solidaritas warga peradilan.
“Insyaallah kami akan terus mendukung kegiatan kontingen. Selamat bertanding dan harumkan nama Pengadilan Tinggi Banten,” pungkasnya.
(Yuyi Rohmatunisa)














