Kota Bekasi Gelar Rapat Koordinasi Strategi Intervensi TBC

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Kota Bekasi, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kemasyarakatan Dr. Reny Hendrawati memberikan sambutan Plh. Sekretaris Daerah Kota Bekasi sekaligus membuka rapat koordinasi Strategi Intervensi District-Based Public Private Mix (DPPM) penyakit menular TBC, Rabu, (26/6/2024) bertempat di Hotel Amaroossa Grande Kota Bekasi.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengelar kegiatan ini bekerjasama dengan USAID BEBAS-TB mengundang elemen pemangku kepentingan, fasyankes pemerintah dan swasta serta komunitas dalam layanan TBC. Pengisi materi strategi intervensi DPPM, dr. Siti Nurlia, MKM dari Dinkes Kota Bekasi, dr. Adria Rusli, Sp.P (K) dari KOPI TB Kota Bekasi, dr Zaelani USAID BEBAS-TB.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Pranata Humas Ahli Muda Subkordinator Hubungan Dokumentasi Internal, Diah Setyawati pada Bagian Humas Setda Kota Bekasi, Tjahjaning Dyah dari Bagian Tata Pemerintah dan Nurfaridah dari Bagian Kessos dan perwakilan Bappelitbangda.

Reny Hendrawati mengatakan pokok pembahasan DPPM tingkat Kota Bekasi untuk mencapai target eliminasi TBC 2030 dengan target insiden rate 65 kasus/100.000 penduduk sekaligus penanganan kasus di Kota Bekasi.

Hal ini membutuhkan komitmen bersama pemerintah, pihak swasta dan komunitas dalam layanan TBC yang komprehensif mulai dari aspek preventif, promotif, tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitasi serta tidak lupa melaksanakan pencatatan dan pelaporan secara mandiri dalam sistem informasi TBC.

“DPPM diharapkan mengatasi kesenjangan dalam belum optimalnya penemuan kasus TBC, keterlibatan fasyankes dalam P2TBC, serta kualitas dan keberhasilan pengobatan TBC,” ucap Reny Hendrawati.

“Kegiatan koordinasi strategi intervensi DPPM juga diharapkan terlaksana di setiap tingkat dibawah leading sektor Dinas Kesehatan sehingga berjalan efektif dan efisien. Namun begitu TBC berada di wilayah kota Bekasi dan perlu intervensi pimpinan wilayah seperti camat dan lurah terkait komitmen pemberantasan TBC di masyarakatnya. Libatkan masyarakat diantaranya forum RW untuk bersama mensosialisasikan hidup sehat di masyarakat untuk mencegah penularan TBC,” harapnya.

Intervensi pelibatan pemangku wilayah selama ini telah dilakukan melalui kegiatan DPPM di level Kecamatan dan Kelurahan dengan konsep KEBAS (Kecamatan Bebas) TB yang merupakan inovasi Kota Bekasi dalam Pencegahan dan Pengendalian TBC (P2TBC). KEBAS TB diatur melalui Peraturan Walikota Bekasi Nomor 64.A Tahun 2020 tentang Strategi Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Kecamatan Bebas TBC dengan 5T (KEBAS TBC dengan 5T) menuju Kota Bekasi Bebas Tuberkulosis.

5T merupakan rincian dari Tersedianya SK PPM TBC Tingkat Kecamatan dan Kelurahan, Tersedianya SK TIM DOTS di fasilitas pelayanan kesehatan, Tersedianya SK Protokol Kesehatan TBC, Tersedianya Kartu Kendali Follow Up pemeriksaan laboratorium pengobatan pasien TBC oleh kader TBC pendamping dan Tersedianya Kartu Kendali minum obat pasien TBC oleh kader TBC pendamping.

Berdasarkan Global TB Report 2023, diperkirakan sekitar 1 juta kasus TBC di Indonesia dengan angka notifikasi kasus sebanyak 724 ribu kasus, angka kematian TBC mencapai 134 ribu kasus, serta persen kasus TBC yang diobati dan dilaporkan yaitu sebesar 84%.(Dns)

Sumber: Humas

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Bekasi Gelar Open House: Dari Unjuk Karya Siswa Hingga Pujian Menteri Sosial
MTs dan MA Al-Khairiyah Ikuti Sertifikasi Profesi Kepala Madrasah Berstandar BNSP
Tri Adhianto Serahkan Rp2,1 Miliar Bantuan Warga Bekasi untuk Bangun Rumah Sakit di Manggarai Timur NTT
Pemkot Bekasi Dorong Optimalisasi KDKMP Bojong Menteng
Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI Cabang Bekasi, Kajari: Jangan Sekadar Seremonial
Upaya Penataan Kota, Aparat Kecamatan Medan Satria Tertibkan Puluhan Reklame Tak Berizin di Pejuang
Transformasi Pelayanan Kesehatan, Penerapan IKD Resmi Terintegrasi dengan Sistem Layanan Faskes
Wali Kota Bekasi Kembali Potong Kabel Udara Semrawut di Jalan Pangeran Jayakarta Sepanjang 3 Kilometer

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Sekolah Rakyat Bekasi Gelar Open House: Dari Unjuk Karya Siswa Hingga Pujian Menteri Sosial

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:56 WIB

MTs dan MA Al-Khairiyah Ikuti Sertifikasi Profesi Kepala Madrasah Berstandar BNSP

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Tri Adhianto Serahkan Rp2,1 Miliar Bantuan Warga Bekasi untuk Bangun Rumah Sakit di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Pemkot Bekasi Dorong Optimalisasi KDKMP Bojong Menteng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI Cabang Bekasi, Kajari: Jangan Sekadar Seremonial

Berita Terbaru