Kosrup KPK Hadir di Rakor Kota Bekasi: Mendukung Pemberantasan Korupsi Terintegrasi

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melalui Inspektorat Daerah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi yang bertempat di Ballroom Hotel Santika Mega City pada Kamis (4/7).

Rakor tersebut dibuka oleh Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad dengan mengundang narasumber dari Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Kosrup) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Sdr. Arif Nurcahyo.

Adapun tujuan dari digelarnya acara hari ini adalah untuk meningkatkan pembinaan, pendampingan, dan pengawasan terhadap para Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi agar menjaga sistim tata kelola pemerintahan dari praktik-praktik korupsi.

Menurut Gani Muhamad, Inspektorat Daerah mempunyai peran besar dalam pencegahan tindak korupsi dan juga sebagai kunci dalam identifikasi hal-hal rawan atau crucial yang perlu ditingkatkan pengawasannya.

“Tugas, fungsi, peran Inspektorat tentu sangat besar. Di sini saya menegaskan agar Inspektorat dapat terus membina, mendampingi, dan mengawasi pelaksanaan keuangan daerah agar tidak terjadi penyalahgunaan, serta penting untuk melakukan review dalam pencegahan tindak pidana korupsi agar kita aman dalam selamat dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemerintahan,” tegas Gani Muhamad dalam sambutannya.

Gani Muhamad pun menambahkan, “mari bersama-sama kita benahi, kita rapihkan sisi administratifnya agar lebih tertib dan semua pihak harus bisa bertanggung jawab atas pelaksanaan serta pelaporannya, dengan didukung oleh komitmen san integritas yang tinggi dari pribadi masing-masing,” imbuhnya.

Dengan digelarnya rakor ini, Gani Muhamad juga berharap agar dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 nanti, Kota Bekasi mampu kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Terakhir, saya berpesan, agar penyelenggara, narasumber yang hadir, dan para peserta untuk dapat mengintensifkan materi-materi agar dapat menjadi pembelajaran dan diterapkan di instansi masing-masing agar nantinya LKPD yang diselenggarakan dan dilaporkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mampu mengembalikan opini WTP kepada kita,” tutup Gani Muhamad.(Nad)

Sumber: Humas

Berita Terkait

Tri Adhianto Pastikan Penataan Pasar Baru Berlanjut, Fasilitas Modern Dibangun Secara Bertahap
Polda Banten Awali Pendidikan Bintara SPKT 2026 dengan Fokus pada Moral dan Literasi
Bekasi Cetak Rekor Pendidikan, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah 12 Tahun Lebih
Bekasi Resmi Mulai Countdown PORPROV XV Jabar 2026 Lewat Funday Morning
Porprov Kian Dekat, Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Ciptakan Kesan Positif bagi Kontingen
Wali Kota Bekasi Ajak Camat dan Lurah Perkuat Kekompakan Demi Pelayanan Prima
Siap Naik Kelas, KORMI Kota Bekasi Targetkan Ukir Prestasi Lebih Tinggi di Kancah Nasional
DLH Bekasi Turun ke Lapangan Cek Sumber Bau Limbah Sisa Makanan di Sumurbatu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:45 WIB

Tri Adhianto Pastikan Penataan Pasar Baru Berlanjut, Fasilitas Modern Dibangun Secara Bertahap

Senin, 20 Juli 2026 - 16:11 WIB

Polda Banten Awali Pendidikan Bintara SPKT 2026 dengan Fokus pada Moral dan Literasi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:26 WIB

Bekasi Cetak Rekor Pendidikan, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah 12 Tahun Lebih

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:13 WIB

Bekasi Resmi Mulai Countdown PORPROV XV Jabar 2026 Lewat Funday Morning

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:44 WIB

Porprov Kian Dekat, Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Ciptakan Kesan Positif bagi Kontingen

Berita Terbaru