Koordinasi Kemendagri dan Pemprov Sulteng Atasi Kekurangan Anggaran Pilkada Donggala

Selasa, 4 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Palu, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo meminta setiap daerah untuk mengelola anggaran Pilkada secara efektif. Upaya ini dilakukan guna mendukung terselenggaranya Pilkada yang aman dan kondusif.

Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) terkait Persiapan dan Kesiapan Penyelenggaraan Tahap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024.

Adapun terkait persoalan kekurangan anggaran Pilkada di Kabupaten Donggala, Yusharto mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) untuk memfasilitasi penyelesaiannya.

Yusharto menuturkan, permasalahan pengelolaan anggaran Pilkada tidak hanya menjadi persoalan di Kabupaten Donggala, tetapi juga terjadi di daerah lainnya. Terkait hal tersebut, berdasarkan tugas dan fungsi (tusi) yang diemban, BSKDN akan melakukan asistensi kepada daerah terkait pengelolaan keuangan daerah agar dapat lebih efektif dan efisien. Hal ini untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk Pilkada pada 27 November 2024 mendatang.

“Karena ini kasusnya ada di kabupaten maka pemerintah bersama dengan pemerintah provinsi akan melakukan asistensi pengelolaan keuangan daerah untuk Kabupaten Donggala,” ujarnya di Kota Palu, Sulteng, Selasa (4/6/2024).

Di sisi lain, Yusharto menekankan peningkatan inovasi di daerah juga dapat memacu pemerintah daerah untuk meningkatkan iklim demokrasi di wilayahnya. Oleh karena itu, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) sebagai penyelenggara Pilkada perlu terus berinovasi agar pelaksanaannya semakin baik.

“Bersama dengan Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) mungkin kami akan melakukan profiling atas inovasi yang dilakukan terutama untuk KPUD untuk kita bisa sebarluaskan melalui platform inovasi yang ada di Kementerian Dalam Negeri,” ungkap Yusharto.

Sebagai informasi tambahan, BSKDN Kemendagri memiliki aplikasi Tuxedovation yang memuat beragam data inovasi. Aplikasi ini bisa menjadi acuan bagi daerah untuk menumbuhkan ekosistem inovasi di wilayahnya secara lebih efektif dan efisien. Tuxedovation memiliki sekitar 14 ribu data inovasi yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah untuk terus berinovasi.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Serukan Kolaborasi untuk Percepat Pembangunan Papua
Pemda Berprestasi di Sulawesi Raih Apresiasi Kemendagri 2026
Dari Lapangan ke Solusi, Mendagri Pantau Pelaksanaan BSPS di Kota Kendari
Konferensi Strategis Papua Jadi Ruang Kolaborasi Bangun Papua dari Akar Budaya
Perkuat ASN Berkualitas, Mendagri Dorong IPDN Jadi Pusat Pengembangan Nasional
Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Pengelolaan Lingkungan
Kemendagri Ingatkan Ancaman Musim Hujan dalam Pemulihan Bencana Sumatera
Dinilai Terbuka, Kepemimpinan Prabowo Bikin Rakyat Lebih Melek Informasi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:13 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Serukan Kolaborasi untuk Percepat Pembangunan Papua

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:29 WIB

Pemda Berprestasi di Sulawesi Raih Apresiasi Kemendagri 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:18 WIB

Dari Lapangan ke Solusi, Mendagri Pantau Pelaksanaan BSPS di Kota Kendari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:13 WIB

Konferensi Strategis Papua Jadi Ruang Kolaborasi Bangun Papua dari Akar Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:06 WIB

Perkuat ASN Berkualitas, Mendagri Dorong IPDN Jadi Pusat Pengembangan Nasional

Berita Terbaru