Konser Grego Julius: Doa, Syukur, dan Musik untuk Tuhan

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Sleman – Komposer sekaligus pendiri Grego Julius Orkestra, Grego Julius, menandai perjalanan imannya dengan mempersembahkan 22 lagu bertema doa dan syukur.
‎
‎“Hari ini kami ingin menyampaikan pesan doa, pesan syukur, dan pesan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Grego usai latihan di Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma, Sabtu (18/10/2025).
‎
‎Pria kelahiran 25 September 1954 itu mengaku konser ini menjadi wujud rasa syukurnya setelah diberi umur panjang.
‎
‎“Ketika saya dikasih umur 70 tahun, saya akan lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Jadi doa saya, ucapan terima kasih saya, saya tuliskan di dalam lagu itu,” katanya.
‎
‎Grego menambahkan, konser ini dipersiapkan selama empat bulan, sementara lagu-lagunya sudah ia tulis sejak 2002.
‎
‎Dari seluruh karya, Grego menyebut lagu Aku Mohon Ampun paling istimewa.
‎
‎“Itu saya tulis ketika Tuhan memberi pelajaran lewat sakit tiga bulan yang tak kunjung sembuh. Ternyata itu depresi,” tuturnya lirih.
‎
‎“Lagu itu menjadi ungkapan penyesalan saya, dan ke mana pun saya konser, lagu Aku Mohon Ampun selalu saya bawa.”
‎
‎Ia juga menulis lagu khusus untuk anak bungsunya yang lahir dari rasa haru saat sang anak berpamitan meninggalkan rumah.
‎
‎Meski bernuansa spiritual, Grego menegaskan lagu-lagu ciptaannya bersifat universal.
‎
‎“Kalau anda mendengarkan lagu saya, kalau diganti Allah sudah jadi, bisa untuk orang Muslim juga,” ujarnya.
‎
‎Grego berjanji terus berkarya dan menggelar konser rohani tiap tahun.
‎
‎“Rencananya setahun sekali ya ada konser. Lagu-lagu ini doa yang saya sampaikan lewat nada,” katanya menutup.

(waw)

Berita Terkait

Pengawasan Kepala Daerah Dinilai Belum Seimbang di Tengah Dominasi Eksekutif
Dua Kepala Daerah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Pakar UMY Soroti Titik Rawan Kewenangan
Habis Karhutla Terbitlah Sawit, Pakar UMY Ingatkan Risiko Alih Fungsi Kawasan Lindung
Kejaksaan Tinggi DIY Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi BUKP Tegalrejo, Kerugian Negara Rp2,7 Miliar
Transportasi hingga Tata Kelola Digital, UMY Melesat Signifikan di Pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University 2026
Dari Peringkat 136 ke 75 Dunia, UMY Melesat Signifikan di UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026
Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan
Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:32 WIB

Dua Kepala Daerah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Pakar UMY Soroti Titik Rawan Kewenangan

Rabu, 30 September 2026 - 09:13 WIB

Habis Karhutla Terbitlah Sawit, Pakar UMY Ingatkan Risiko Alih Fungsi Kawasan Lindung

Rabu, 30 September 2026 - 08:51 WIB

Kejaksaan Tinggi DIY Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi BUKP Tegalrejo, Kerugian Negara Rp2,7 Miliar

Selasa, 29 September 2026 - 09:44 WIB

Transportasi hingga Tata Kelola Digital, UMY Melesat Signifikan di Pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University 2026

Selasa, 29 September 2026 - 09:36 WIB

Dari Peringkat 136 ke 75 Dunia, UMY Melesat Signifikan di UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026

Berita Terbaru