Ketua Umum KNPI: Stop Islamophobia di Paskibraka, Pecat Kepala BPIP

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Ketua Umum DPP KNPI Tantan Taufiq Lubis menyatakan protes keras terkait dugaan pelarangan penggunaan jilbab bagi anggota Paskibraka perempuan beragama Islam yang bertugas pada peringatan kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.

Tantan menilai dugaan pelarangan jilbab itu sebagai bentuk kebijakan salah kaprah yang tidak mencerminkan spirit pancasila dan pluralisme. Kebijakan seperti itu berpotensi memancing kegaduhan publik. Bagaimanapun Sila Ketuhanan yang Maha Esa menjamin hak melaksanakan ajaran agama.

Memang ada yang berbeda dengan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Pada tahun ini, semua Paskibraka yang perempuan tidak ada yang mengenakan jilbab atau hijab

Bahkan, termasuk delegasi dari Aceh yang sebelumnya mengenakan jilbab, tiba-tiba ketika sampai di IKN harus mencopot penutup aurat tersebut. Hal itu jelas berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang membebaskan Paskibraka perempuan untuk mengenakan jilbab atau tidak.

Saat ini, menurut Tolub, penanggung jawab Paskibraka adalah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Founder Youth Organization of Islamic Cooperation (YOIC) ini menuding, kewajiban copot jilbab bagi Paskibraka perempuan merupakan ulah BPIP.

“Kita harus stop dan lawan gerakan serta kebijakan Islamophobia di lembaga negara, karena itu sangat bertentangan dengan pancasila dan konstitusi yang kita anut bersama,” kata Tantan.

“Dengan segala hbormat, kami DPP KNPI mendesak Presiden Jokowi untuk mencopot Kepala BPIP Yudian Wahyudi sebagai langkah strategis mencegah bangkitnya gerakan melawan pancasila dan sikap Islamophobia di Tanah Air Indonesia. Atau jika lembaga BPIP ini menjadi institusi yang malah meresahkan rakyat, ada baiknya dievaluasi keberadaannya,” demikian ditegaskan oleh Ambassador to OIC Youth Capital. (*)

Berita Terkait

Mende Rilis Single Kedua “Cerita Cinta”, Gandeng Yunan Helmi Angkat Kisah Cinta Masa SMA
Bukti Kualitas Layanan Unggulan! IAS Group Sabet Apresiasi Prestisius di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Pacu Kesejahteraan Warga Lewat Zakat Produktif, Gubernur Lampung Sabet Penghargaan Bergengsi BAZNAS
The KIM’5 Rilis Single Perdana “KAMU”, Usung Kisah Cinta dan Kesetiaan
Prestasi Gemilang Pemprov Lampung: Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026
Gabriel Lumbantoruan Dituntut 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Siapkan Pledoi
Dorong Profesionalisme ASN, Pemprov Banten dan LAN RI Matangkan Strategi Manajemen Talenta
Putra Terbaik Kota Wali Demak, Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho Jabat Wakapolda Banten

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Mende Rilis Single Kedua “Cerita Cinta”, Gandeng Yunan Helmi Angkat Kisah Cinta Masa SMA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Bukti Kualitas Layanan Unggulan! IAS Group Sabet Apresiasi Prestisius di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Pacu Kesejahteraan Warga Lewat Zakat Produktif, Gubernur Lampung Sabet Penghargaan Bergengsi BAZNAS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:48 WIB

The KIM’5 Rilis Single Perdana “KAMU”, Usung Kisah Cinta dan Kesetiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Prestasi Gemilang Pemprov Lampung: Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Berita Terbaru