Kemnaker Gandeng PKSS Perluas Peluang Kerja dan Tingkatkan Kompetensi Pencari Kerja

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) memperkuat kolaborasi untuk memperluas akses kesempatan kerja dan meningkatkan kompetensi pencari kerja. Kolaborasi ini diarahkan untuk mempertemukan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri sekaligus memperluas peluang masyarakat mendapatkan pekerjaan.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) Sadmiadi di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan sinergi pemerintah dan dunia usaha diperlukan agar penempatan tenaga kerja dapat berlangsung efektif serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kebutuhan perusahaan perlu dipertemukan dengan kemampuan calon tenaga kerja sejak tahap awal.

“Kita ingin kerja sama ini tidak berhenti pada proses rekrutmen, tetapi juga memastikan pencari kerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, ada titik temu antara kebutuhan perusahaan dan kesiapan tenaga kerja,” ujar Cris.

Menurut Cris, kolaborasi PKSS bersama Pusat Pasar Kerja (Pasker) Kemnaker selama ini mendapat respons positif. Hal tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan walking interview yang menjadi salah satu sarana mempertemukan perusahaan dengan kandidat secara langsung.

“Antusiasme masyarakat dalam setiap kegiatan walking interview menunjukkan bahwa pencari kerja membutuhkan akses terhadap informasi dan proses rekrutmen yang jelas. Ini sekaligus menjadi bentuk kepercayaan masyarakat terhadap layanan pasar kerja yang difasilitasi pemerintah bersama mitra dunia usaha,” katanya.

Kepercayaan masyarakat, lanjut Cris, harus diikuti dengan tata kelola penerimaan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabk an. Informasi mengenai lowongan maupun tahapan seleksi perlu disampaikan secara benar agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai pihak yang mengatasnamakan pejabat ataupun institusi Kemnaker.

“Kalau ada pihak yang mengatasnamakan Kemnaker kemudian meminta sejumlah uang dalam proses rekrutmen atau pemagangan, masyarakat harus waspada. Proses resmi tidak meminta imbalan dalam bentuk apa pun,” kata Cris.

Selain membuka akses kesempatan kerja, kesepakatan dengan PKSS turut diarahkan untuk mengatasi kesenjangan keterampilan yang membuat sebagian calon tenaga kerja belum memenuhi kualifikasi perusahaan. Bagi mereka yang belum memenuhi persyaratan awal, Kemnaker dapat memfasilitasi peningkatan kompetensi melalui pelatihan vokasi di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di berbagai daerah.

“Kita tidak ingin pencari kerja yang belum lolos seleksi kemudian berhenti begitu saja. Mereka harus di berikan kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya, sehingga pada kesempatan berikutnya memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima bekerja,” ujar Cris.

Pembinaan tersebut tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan menghadapi proses seleksi, antara lain melalui penyusunan CV yang profesional dan simulasi wawancara. Dengan pembekalan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami kebutuhan perusahaan, menyampaikan kompetensi secara lebih baik, dan meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja. (gla)

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Dorong Pelayanan Dasar Lebih Optimal, TP Posyandu Perkuat Implementasi 6 Bidang SPM
Dorong Posyandu Semakin Optimal, Tri Tito Karnavian Perkuat Sosialisasi Registrasi
Kemenag Dorong Nilai Agama Terintegrasi dalam Seluruh Pelajaran Umum di Sekolah
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Damkar Surakarta, Tekankan Keselamatan dalam Misi Penyelamatan
Wamendagri Wiyagus Minta Pemda Pastikan Aset BMD dan BUMD Tak Menganggur
Kemnaker Dorong Kesiapan SDM Sambut Jutaan Green Jobs
Tito Dorong Percepatan Rehab-Rekon Sumatera Lewat Pengawalan Penyaluran Anggaran K/L
Perangi Disinformasi Digital, Wamendagri Bima Tekankan Kecepatan dan Kesatuan Narasi

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:39 WIB

Dorong Pelayanan Dasar Lebih Optimal, TP Posyandu Perkuat Implementasi 6 Bidang SPM

Kamis, 3 September 2026 - 08:34 WIB

Dorong Posyandu Semakin Optimal, Tri Tito Karnavian Perkuat Sosialisasi Registrasi

Rabu, 2 September 2026 - 22:04 WIB

Kemenag Dorong Nilai Agama Terintegrasi dalam Seluruh Pelajaran Umum di Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

Wamendagri Bima Arya Apresiasi Damkar Surakarta, Tekankan Keselamatan dalam Misi Penyelamatan

Rabu, 2 September 2026 - 21:11 WIB

Wamendagri Wiyagus Minta Pemda Pastikan Aset BMD dan BUMD Tak Menganggur

Berita Terbaru