Kemendagri Tambah Fitur IID untuk Himpun Inovasi Hasil Diklat Kepemimpinan

Kamis, 13 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menambahkan fitur pada aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID). Upaya penyempurnaan tersebut dilakukan guna menghimpun inovasi yang dihasilkan dari diklat kepemimpinan.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi Informasi, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri BSKDN Aferi S. Fudail saat menyampaikan laporan kegiatan Sosialisasi Penilaian Inovasi Daerah serta Pemberian Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2024 di Aula BSKDN, Jakarta, Kamis (13/6/2024).

“Saat ini [penambahan menu laporan hasil diklat kepemimpinan] masih uji coba dan sedang dalam proses penyempurnaan,” jelas Aferi.

Melalui penambahan tersebut, Aferi berharap daerah dapat semakin proaktif memulai pelaporan dan memanfaatkan data inovasi yang dihasilkan dari produk pembelajaran seperti rencana aktualisasi yang dihasilkan dari diklat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Aksi Perubahan dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) serta proyek perubahan dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN).

“Diharapkan dengan adanya perbaikan-perbaikan, penilaian inovasi daerah dapat terselenggara dengan baik dan bermanfaat tidak hanya bagi pemerintah daerah (Pemda) tetapi juga masyarakat, serta semakin memotivasi daerah untuk melakukan inovasi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo membeberkan tren pelaporan inovasi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, 527 Pemda berpartisipasi melaporkan inovasinya melalui aplikasi IID. Dalam pelaporan tersebut, BSKDN berhasil menghimpun 28.539 inovasi.

“Ini merupakan capaian tertinggi sepanjang penyelenggaraan IGA, semoga akan terus meningkat seiring dengan upaya-upaya pengembangan yang kami lakukan,” ungkap Yusharto.

Dia menjelaskan, upaya pengembangan aplikasi pelaporan inovasi harapannya tidak hanya akan meningkatkan pelaporan inovasi, tetapi dapat memacu daerah untuk menggali lebih dalam potensi-potensi yang dimiliki sehingga inovasi yang dilahirkan semakin beragam.

“Dengan mendayagunakan potensi daerah secara cermat, Pemda mampu menghadirkan terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan daya saing daerahnya,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kementerian Transmigrasi Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Aset Digital dan Jaringan Internet
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Perlu Kolaborasi Pemda dan Inovasi Teknologi
Verifikasi Data Jadi Kunci Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumbar, Tegas Mendagri Tito Karnavian
Mendagri Tito Karnavian Soroti Akurasi Data dan Pemetaan Masalah dalam Pemulihan Sumbar
Vertical Series Competition Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Industri Kreatif Nasional
PFN dan SIMPATI Dorong Ekosistem Kreatif Nasional lewat Vertical Series Competition
Satu Visi Membangun PalmCo, PTPN IV dan SPBUN Sahkan PKB Tunggal Pertama untuk Keberlanjutan Industri Sawit
Kemendagri Tomsi Tohir Targetkan Stabilitas Harga Pangan Terjaga Selama Ramadan 2026

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:14 WIB

Kementerian Transmigrasi Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Aset Digital dan Jaringan Internet

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:09 WIB

Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Perlu Kolaborasi Pemda dan Inovasi Teknologi

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:45 WIB

Verifikasi Data Jadi Kunci Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumbar, Tegas Mendagri Tito Karnavian

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:25 WIB

Mendagri Tito Karnavian Soroti Akurasi Data dan Pemetaan Masalah dalam Pemulihan Sumbar

Senin, 12 Januari 2026 - 16:40 WIB

Vertical Series Competition Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Berita Terbaru